Suara Denpasar – Seorang oknum dukun di Banjar Dinas Selonding Desa Les, Kecamatan Tejakula Buleleng, Bali, berhasil diamankan Polres Buleleng lantaran diduga telah mencabuli seorang anak di bawah umur.
Hal ini disampaikan secara langsung melalui akun Instagram @polresbuleleng_110, Sabtu (13/5/2023), sebagaimana dilansir Suara Denpasar.
Dalam keterangannya, diketahui bahwa aksi pencabulan ini telah dilakukan pelaku sejak Desember 2022 lalu, di mana korban yang bisa disebut namanya Ni Komang MA masih berusia kurang dari 18 tahun.
Awalnya, korban mengalami sakit non-medis karena sering membantah omongan orang tua, hingga akhirnya dibawa berobat kepada pelaku bernama I Ketut TA alias Pak Jro yang mengaku bisa memberikan pengobatan, terutama penyakit non medis.
Setelah sekali melakukan pengobatan, pelaku yang telah dipercaya keluarga Ni Komang sering berkunjung ke rumah korban yang beralamat di salah satu desa di Kecamatan Kintamani Bangli, dengan dalih agar bisa melakukan meditasi di tempat yang tidak jauh dari rumah korban.
Dalam pelaksanaan meditasi, pelaku tidak memperbolehkan orang lain untuk ikut menemani korban karena itu disebutnya sebagai ‘syarat pengobatan’. Sehingga, setiap meditasi hanya ada pelaku dan korban.
Saat korban melakukan sesi ‘curhat’ tentang kesehariannya dan juga cerita soal pacarnya di rumah korban, kala itu pula pelaku menjalankan aksi bejatnya.
Ketika sedang melaksanakan meditasi, pelaku tiba-tiba saja memegang vagina korban dengan alasan bahwa hal itu bagian dari sesi pengobatan. Namun, setelah itu pelaku malah menyetubuhi korban. Mirisnya aksi bejat itu dilakukan lebih dari satu kali.
“Perbuatan persetubuhan tersebut dilakukan sebanyak 4 kali di tempat yang sama dengan waktu yang berbeda, masih dalam bulan Desember tahun 2022,” kata Polres Buleleng dalam keterangannya itu.
Baca Juga: CEK FAKTA: Wilujeng Sumping! Dikontrak 2 Tahun, Elkan Baggot Resmi Merapat ke Persib Bandung?
Tidak hanya sampai di sana, pelaku juga meminta persetujuan keluarga Ni Komang untuk membawa korban tinggal di salah satu panti asuhan yang ada di Buleleng. Tanpa rasa curiga, keluarganya itu pun menyetujui hal itu karena berharap putrinya bisa sembuh.
Alhasil, sejak itu korban mulai tinggal di panti asuhan daerah Buleleng dan sepengetahuan pihak yayasan pelaku adalah ayah angkat dari korban.
Sehingga, ketika pelaku sering menjemput korban, pihak yayasan pun selalu mengizinkan tanpa menaruh curiga kalau Korban yang sekitar bulan Februari 2023 itu justru dijemput pelaku untuk diajak ke kamar kos kakak dari korban yang saat itu belum pulang dari sekolah.
Saat itulah, terduga pelaku kembali menyetubuhi korban sebanyak 1 kali. Pencabulan itu juga kembali dilakukan pelaku pada Selasa (2/5/2023) pukul 10.30 WITA.
Korban sebenarnya sempat menolak setiap ajakan persetubuhan itu, namun pelaku selalu mengancam dengan perkataan ‘kalau tida mau, keluarga kamu akan hancur’. Karena korban merasa takut, akhirnya korban tak pernah berani menolak perbuatan pelaku.
Namun, semua peristiwa yang dialami korban akhirnya dengan berani diceritakannya kepada pihak panti. Dan, pihak yayasan itulah yang kemudian mengantar korban untuk melaporkannya kepada unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng demi mendapatkan tindakan hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Viral Video Diduga Pelecehan Seksual, Korban Laporkan Pelaku Dosen Kampus Buleleng
-
Unik, Siswa SMA di Denpasar Ini Rayakan Kelulusan Dengan Bersepeda Keliling Bali Sambil Kumpul Donasi Belasan Juta
-
"The Marginalist" Kupas ODGJ dan Mental Health, Wandira Adi: Kita Akan Siapkan PERDA Bagi ODGJ
-
Viral, Motor Plat Merah yang Digunakan Bule Ternyata Milik Kades Bukti, Singaraja, Bali
-
Berikut Kronologi Buka Paksa Portal yang Membuat Suasana Nyepi di Gerokgak Tegang saat Nyepi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui