Suara Denpasar – Beredar sebuah video inisiden pemukulan yang dialami Manajer Timnas Indonesia U-22, Kombes Sumardji di tengah pertandingan final antara Timnas Indonesia U22 vs Thailand di SEA Games 2023.
Dalam unggahan yang dibagikan fanbase sepak bola dunia di Twitter @gilabola_ina pada Rabu (16/5/2023), terlihat bagaimana keributan yang terjadi di tengah pertandingan final tersebut. Keributan pertama terjadi ketika ofisial Thailand melakukan selebrasi ke bench ofisial Timnas Indonesia saat gol kedua menjelang detik-detik akhir babak kedua atau menit 90+7'. Berikut linknya:
https://twitter.com/gilabola_ina/status/1658483846860664839?s=20
Kemudian, terjadi lagi insiden saat pertandingan baru memasuki babak perpanjangan waktu. Kala itu di menit ke-91, tepat setelah Timnas Indonesia kembali membobol gawang Thailand yang dicetak oleh Irfan Jauhari.
Tiba-tiba saja terjadi kericuhan antara ofisial dari pihak Indonesia yang mengenakan baju hitam-merah dan ofisial Thailand yang memakai baju berwarna biru tua.
Situasi pun kian memanas saat Kombes Sumardji yang ikut turun tangan berusaha melerai keributan tersebut, justru malah terkena pukulan dari Official Thailand hingga membuatnya jatuh tersungkur ke lapangan.
Melihat kondisi yang semakin kacau itu, akhirnya wasit pun terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk official dari kedua kesebelasan tersebut. Sementara pertandingan kembali dilanjutkan dalam babak perpanjangan waktu.
Meskipun Kombes Sumardji menjadi korban pemukulan, dia tetap memilih bertahan di bangku cadangan. Terlihat dari layar kaca, ia sempat menolak untuk diobati, namun dia dia tampak duduk sambil mengelus-elus bagian wajahnya yang terkena luka bekas pukulan. Peristiwa itu terekam kamera resmi dari pertandingan yang disiarkan RCTI.
Dilansir dari Suara.com, Kombes Sumardji sendiri merupakan manajer Timnas Indonesia yang menangani berbagai usia mulai dari Timnas U-19, Timnas U-22, Timnas U-23, hingga Timnas Indonesia senior.
Pria asal Nganjuk ini telah mengawali peran sebagai manajerial klub sepak bola saat ditunjuk sebagai manajer Bhayangkara FC mulai musim 2016. Tak tanggung, ia pula yang sempat membawa Bhayangkara FC jadi juara Liga 1 musim 2017.
Dia pun menjelaskan bahwa sejatinya dia tidak terlibat langsung dalam keributan tersebut. Justru, pada waktu itu dia ingin menahan agar tidak terjadi bentrokan.
"Sebenarnya saya akan menahan, tapi justru saya yang kena (pukul, red)," katanya dilansir dari Antara usai pertandingan yang berkesudahan dengan skor 5-2 untuk kemenangan Timnas Indonesia.
Walau begitu, Sumardji menyatakan tidak masalah meski mendapat bogem mentah hingga bibirnya sobek.
"Saya tidak masalah. Ini bagian dari perjuangan," jelasnya.
Dia mengatakan, setelah kejadian, tidak ada dari ofisial Thailand meminta maaf. Sebaliknya, dia yang yang meminta maaf ke ofisial Timnas Thailand.
Dia mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Yang penting, tugas utamanya sebagai manajer Timnas tercapai yakni membantu meraih emas SEA Games 2023. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Akhiri Kutukan, Timnas Indonesia U22 'Hancurkan' Thailand 5-2, Local Pride Raih Emas SEA Games 2023
-
Timnas Indonesia U-22 Juara SEA Games 2023 usai Tekuk Thailand 5-2, Wonderkid Persib Sumbang Gol
-
Hasil Timnas Indonesia U22 vs Thailand, Ramadhan Sananta Bawa Garuda Muda Unggul 2 Gol di Babak Pertama
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis