Namun, hal ini kemudian dibantah Kombes Sumardji. Dia mengatakan pada waktu itu dia memang mendatangi Robert Albert. Karena posisi Robert tinggi, dia mendongak dan seakan meludahi.
"Saya tidak akan melakukan hal sekonyol itu," katanya dilansir dari Suara.com.
Yang terjadi, kata dia, sebetulnya dia menanyakan ke Robert yang dianggapnya mengeluarkan pernyataan rasis dan menuduh polisi mengatur pertandingan.
"Makanya itu yang saya pertanyakan maksudnya apa. Seharusnya Rene dan official jangan membawa nama institusi," tegasnya.
Hal ini dibenarkan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster kala itu. Dalam konfrensi pers, Paul menyebut Persib Bandung menuduh pihaknya melakukan match fixing.
Anggota Exco PSSI
Pada Kongres PSSI, dia terpilih menjadi salah satu anggota executive commitee (exco) PSSI. Kala itu dia berjanji menanggalkan jabatannya sebagai manajer Bhayangkara FC bila terpilih sebagai anggota Exco PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketum PSSI. (*)
Berita Terkait
-
Akhiri Kutukan, Timnas Indonesia U22 'Hancurkan' Thailand 5-2, Local Pride Raih Emas SEA Games 2023
-
Timnas Indonesia U-22 Juara SEA Games 2023 usai Tekuk Thailand 5-2, Wonderkid Persib Sumbang Gol
-
Hasil Timnas Indonesia U22 vs Thailand, Ramadhan Sananta Bawa Garuda Muda Unggul 2 Gol di Babak Pertama
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional