Suara Denpasar - Tingkat bek Timnas Thailand Jonathan Khemdee yang buang maskot dan medali perak ke suporter usai timnya kalah dari Timnas Indonesia di final SEA Games 2023 sempat menjadi sorotan publik di Indonesia. Dia mendapat tudingan bad attitude atau memiliki sikap buruk dan tdak sportif.
Banyak suporter atau penggemar sepak bola Indonesia menyayangkan tingkah Jonathan membuang maskot dan medali perak tersebut. Bahkan, sebelum itu, saat pemberian maskotdan medali dia tampak langsung mengambil sendiri.
Dengan wajah cemberut, dia kemudian melemparkan maskot dan medali itu ke arah suporter yang ada di tribun. Sadar bahwa aksinya itu mendapat hujatan, Jonathan Khemdee memberikan klarifikasi.
"Halo semuanya. Aku memberikan medali silver dan boneka (maskot) ke pendukung karena aku ingin berterima kasih kepada fans sepak bola yang mendukungku di SEA Games terakhir kali," kata dia.
Dalam pertandingan itu, selain Timnas Thailand U22 gagal meraih emas SEA Games, Jonathan juga mendapat kartu merah. Kartu merah itu diberikan wasit setelah Jonathan Khemdee mendapat dua kartu kuning dalam pertandingan yang dramatis tersebut.
Dalam tayangan yang dibagikan instagram @pasukanngapak, terlihat Jonathan terlihat memasang muka masam. Ia enggan mengambil medali perak. Dia kemudian mengambil sendiri boneka maskot SEA Games tanpa menunggu diberikan.
Pertandingan Timnas Indonesia U22 vs Timnas Thailand U22 itu berlangsung dramatis. Pemain dan pelatih Timnas Indonesia sempat bersorak merayakan kemenangan ketika wasit meniup peluit tatkala bola keluar di detik-detik akhir babak kedua.
Ternyata, wasit belum meniup peluit panjang. Wasit menegaskan waktu masih berjalan, sehingga dilanjutkan dengan lemparan bola ke lapangan.
Timnas Thailand justru dapat memanfaatkan waktu yang tinggal beberapa detik itu dengan menyarangkan gol. Skor berubah jadi 2-2 dan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit.
Dalam perpanjangan waktu ini diwarnai keributan. Terjadi aksi saling jotos. Manajer Timnas Indonesia Kombes Sumardji dipukul. Keributan berlanjut hingga wasit mengeluarkan banyak kartu merat untuk pemain dan oficial. Pertandingan berakhir dengan skor 5-2 setelah pemain Indonesia menambah 3 gol di perpanjangan waktu. (*)
Berita Terkait
-
Parah! Pemain Timnas Indonesia Dituduh Jadi Biang Keributan oleh Pemain Thailand: Kita Seperti Diejek
-
Netizen Meradang ke Asnawi Mangkualam Ketika Timnas Indonesia U22 Main di Final SEA Games, Karena Ini
-
Menang Telak! 3 Momen Dramatis Timnas Indonesia Pecundangi Thailand di SEA Games 2023, Diprank Wasit hingga Hujan Kartu
-
Setelah Kolonel Wahyo Yuniartoto, Kini Viral Kombes Sumardji, Manajer Timnas Indonesia yang Jadi Korban Pukulan Official Thailand
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung