Suara Denpasar - Tiktoker Bima Yudho kembali viral dan hebohkan publik usai dirinya mengaku ogah bantu Indonesia, ia lebih memilih untuk membahagiakan dirinya sendiri.
Bima merupakan seorang konten kreator Tiktok yang beberapa waktu lalu viral usai dirinya menyebut Lampung dengan sebutan Dajjal. Ia pun mengkritik jalanan di Lampung yang rusak parah.
Selain itu, dirinya juga mengaku mendapat intimidasi dari pihak Gubernur Lampung usai menyampaikan kritik tersebut.
Kini, Tiktoker Bima Yudho kembali viral soal pengakuannya ogah bantu Indonesia, ia lebih memilih untuk membahagiakan diri sendiri.
Bukan tanpa alasan, dirinya mengaku hal tersebut karena pengalamannya semasa sekolah. Ia mengaku kerap melihat teman-teman yang suka mencontek dan membeli kunci jawaban ujian.
Kemudian ia menceritakan bahwa teman-temannya yang berbuat curang itu kini sudah masuk pemerintahan menjadi ASN.
Menurutnya hal tersebut merupakan sisi negatif yang bisa terus menerus melahirkan koruptor di Indonesia.
Pengakuan Tiktoker Bima ogah bantu Indonesia sebagai anak bangsa itu disampaikannya saat ditanya oleh dr. Richard Lee.
"Jadi lu gamau balik lagi ke Indonesia ngebantu negara kita ngebangun negara kita?" ujar Richard Lee menanyakan, dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube dr Richard Lee, MARS pada Sabtu, (20/5/2023).
Baca Juga: Tiktokter Bima Merasa Dipersekusi, Minta Sri Mulyani dan Erick Thohir Bangun Lampung
"Engga!" jawab Bima tegas.
"Nih gua jelasin ya kenapa, karena gua dari sekolah nih ya dari sekolah duduk bersandar dengan orang-orang yang korup dari awal," ujarnya.
"Dan dari awal kerjaannya nyontek, beli kunci jawaban UN dan sekarang jadi ASN gitu," ujarnya melanjutkan.
"Makanya gua kesel gitu, gua kecewa berat gitu, kayak gabisa ini nanti bakal tumbuh lagi, makanya gua fokus yang penting di dunia ini bahagiain aja diri gua sendiri," ujarnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut