Suara Denpasar - Bima Yudho menjadi pembicaraan ketika konten membahas Lampung yang tak maju-maju. Segera saja konten Bima viral.
Kehidupan Bima Yudho tak lagi sama. Setelah itu keluarganya disatroni pihak berwajib dan berbagai bantuan datang. Hingga akhirnya kasus ini tidak diperpanjang.
Namun Bima Yudho masih mendapatkan sorotan di media sosialnya. Dia kerap melontarkan opininya di TikTok. Salah satu blunder yang terjadi adalah dia pernah menyebut pimpinan partai dengan sebutan janda.
Alhasil Bima menjadi bahan rujakan warganet. Bahkan Alissa Wahid, putri sulung Gus Dur turut berpendapat soal ini.
"Sejak awal, saya menilai cara Bima untuk melakukan kritik kurang tepat. Substansi pesan sangat baik, tapi voice of judgement & voice of cynicism-nya kelewat besar," tulis akun Twitter @AlissaWahid pada (25/4/2023).
"Dan penyampaiannya pun melewati batas kepatutan. Semacam "bener ning ora pener"," lanjutnya.
Alissa Wahid yang seorang psikolog ini menyebutkan bahwa Bima sedang mengeluarkan opini berbalut sinisme pada Megawati Soekarno Putri.
Kemudian Alissa juga menganalisa setiap video Bima. Dia menemukan adanya penghakiman, sinisme dan keinginan merasa berhak serta menyalahkan pada video mahasiswa yang kini kuliah di Australia ini.
Namun Alissa merasa Bima masih muda sehingga belum cukup matang untuk menyampaikan semua pendapat secara gamblang.
Baca Juga: Hud Filbert Ditangkap Polisi karena Narkoba, Simak Profil Pemeran "Bima" Anak Langit Ini
"Bima sudah memiliki keberanian. Tinggal diseimbangkan dengan kearifan menyuarakan pandangannya. Semoga dia segera belajar dari pengalaman saat ini," ujar wanita kelahiran Jombang ini. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi
-
Di Tengah Dolar AS Menguat, Retail Ini Punya Cara Bikin Harga Gadget Tetap Terjangkau
-
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa
-
Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak
-
Gebrakan Gen Z Lampung: Ubah Wajah Bursa Efek dengan Transaksi Tembus Rp25 Triliun
-
Kecelakaan Fatal Merenggut Nyawa Turis Asing di Jalur Wisata Pasuruan
-
Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini
-
Tayang Juni, Gong Myoung dan Jin Sun Kyu Bintangi Film Husbands in Action
-
VistaTab 30 GT & 30 Pro, Tablet Praktis untuk Hiburan hingga Produktivitas Anak Muda
-
Aturan Baru Medsos Pakai Nomor HP Dinilai Bisa Tekan Hoaks dan Akun Anonim