/
Rabu, 24 Mei 2023 | 12:45 WIB
Loh Kok Masuk Gerindra, Padahal Pernah Tak Dianggap sebagai Bupati Purwakarta oleh Hashim, Adik Prabowo Subianto ((Foto: Istimewa))

Suara Denpasar - Status keanggotaan Dedi Mulyadi sebagai kader Partai Golkar sudah selesai. Sekarang sudah resmi sebagai anggota Partai Gerindra

Mantan suami Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika itu mengaku pindah ke Gerindra karena alasan balas budi. Yaitu karena waktu saat masih menjadi Bupati Purwakarta (tahun 2010-an) ada sejumlah patung Pandawa lima dihancurkan oleh orang tak dikenal.  

Ketika mendapat masalah itu, satu-satunya orang yang datang untuk membantunya adalah adik Prabowo Subianto yaitu Hashim Djojohadikusumo

Sekarang Dedi Mulyadi sudah tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Anggota DPR RI itu berkomitmen untuk memenangkan Prabowo Subianto di Jawa Barat. 

Namun dibalik masuknya Dedi Mulyadi ke Partai Gerindra itu, justru berawal dari cerita kocak. Yaitu dia pernah tidak dianggap sebagai Bupati Purwakarta oleh Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto itu. 

Diceritakan bahwa saat itu Hashim Djojohadikusumo sedang berada di rumahnya di London. Ia membaca sebuah majalah tentang patung-patung Wayang Pandawa lima yang menjadi icon Kabupaten Purwakarta dirusak dan bahkan dibakar. 

Karena Hashim Djojohadikusumo adalah sosok yang menyukai Wayang, ia perintahankan beberapa orang di Indonesia untuk mencari Bupati Purwakarta agar dapat diberikan bantuan. 

Singkat cerita, pada tahun 2011 Hashim Djojohadikusumo terbang dari London untuk menemui Bupati Purwakarta. Yang menarik dan bisa dibilang lucu karena Dedi Mulyadi yang saat itu sudah bersiap menyambut Hashim malah tidak dianggap sebagai Bupati. 

Hal tersebut menurut Hashim Djojohadikusumo karena Kang Dedi Mulyadi masih terlalu muda saat itu. 

Baca Juga: Finish?! Upaya Banding Kang Dedi Mulyadi Ditolak dan Resmi Duda, Anne Ratna Mustika Sah Janda

"Saya turun dari bus, terus saya lihat ada anak muda baju putih, terus saya bertanya sama anak muda itu Pak Bupati menunggu di dalam ya? Terus anak muda itu bilang gak Pak, saya Bupatinya," terang Hashim dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Rabu (24/5/2023).

Cerita Hashim Djojohadikusumo itu membuat semunya tertawa. "Tapi sungguh itu," ujar Hashim mempertegas.

Kisah itupun dipertegas oleh Kang Dedi Mulyadi sendiri. Tapi justru kedatangan Hashim Djojohadikusumo ke Purwakarta untuk membantu menangani patung-patung Pandawa lima yang dirusak itulah menjadi alasan Dedi Mulyadi masuk Gerindra. 

"Saya waktu itu tidak kenal (Hashim) tapi tiba-tiba datang memberikan bantuan untuk membangun kembali yang baru. Artinya, itu orang ikhlas, sedangkan yang lain tidak ada yang berani datang," imbuh Kang Dedi Mulyadi. (*/Dinda)

Load More