Suara Denpasar - Kebun Kopi Kayumas, sebuah tempat agrowisata yang terletak di Arjasa, Situbondo, Jawa Timur, telah menjadi daya tarik bagi pecinta kopi dan wisata alam. Terkenal dengan kualitas kopi yang unggul, kebun kopi ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi dunia kopi sambil menikmati keindahan alam yang mempesona.
Kebun Kopi Kayumas terletak di perbatasan Situbondo-Bondowoso. Iklim dan kondisi tanah di daerah ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan kopi yang berkualitas tinggi. Para pengunjung dapat melihat secara langsung proses budidaya kopi dari awal hingga akhir, mulai dari penanaman bibit kopi, perawatan tanaman, hingga panen dan pengolahan biji kopi.
Salah satu pengalaman menarik di Kebun Kopi Kayumas adalah berpartisipasi dalam proses panen kopi. Pengunjung dapat belajar tentang teknik pemilihan biji kopi yang matang dan mengikuti petani lokal dalam kegiatan panen. Setelah itu, mereka dapat melihat bagaimana biji kopi diolah menjadi biji kopi yang siap diseduh melalui proses pengupasan kulit, fermentasi, pengeringan, dan penggilingan.
Selain kegiatan pertanian kopi, kebun ini juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan. Dikelilingi oleh hijaunya perkebunan kopi, pengunjung dapat menjelajahi kebun dengan berjalan-jalan melalui jalur-jalur yang ditata rapi. Pemandangan indah pegunungan dan lembah yang mempesona menambah daya tarik alam Kebun Kopi Kayumas.
Kebun Kopi Kayumas juga memiliki area wisata kopi di mana para pengunjung dapat mencicipi berbagai jenis kopi yang dihasilkan oleh kebun ini. Dari kopi arabika hingga robusta, pengunjung dapat menikmati kelezatan dan aroma kopi yang khas. Selain itu, mereka juga dapat membeli biji kopi segar sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang atau mengunjungi toko kopi di dalam kebun untuk mencari produk-produk kopi berkualitas.
Pemerintah daerah Situbondo mendukung pengembangan Kebun Kopi Kayumas sebagai destinasi wisata unggulan di daerah ini. Petani kopi lokal juga menerima pelatihan dan dukungan untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan produksi kopi yang baik.***
Berita Terkait
-
Utama Raya Beach Situbondo, Surga Tersembunyi di Balik SPBU yang Menarik Minat Wisatawan
-
Pantai Lempuyang di Situbondo, Surga Tersembunyi dengan Keindahan Alami yang Menawan
-
Mengenal Desa Kebangsaan di Situbondo, Sentuhan Budaya dan Harmoni Kebhinnekaan
-
Mengenal Gunung Ringgit di Situbondo, Masyarakat Setempat Menyebut Gunung Putri Tidur
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Calvin Verdonk Sukses Bantu Lille Curi Poin di Markas Metz Meski Main Sebentar
-
Publik Iran: Ada Beban Jadi Juara Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Bahaya!
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
3 Rekomendasi SUV Bensin, Lebih Mewah dan Bertenaga Cocok yang Bosan Antre Solar
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Lonjakan Pembelian Emas di Samarinda, Capai 7 Kilogram pada Januari
-
Banderol Mepet Mending Veloz Hybrid atau Rush? Ini Harga Mobil Toyota Terbaru Februari 2026
-
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Segera Punya Momongan, Ahmad Dhani Kasih Bocoran Nama Cucu Pertama
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Jutaan Pasang Mata Malam Ini Doakan Timnas Indonesia Juara
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos