Suara Denpasar - Beredar sebuah video di grup-grup WhatsApp sepasang bule sedang melakukan hubungan suami istri di fasilitas umum atau pinggir kolam di sebuah hotel di Bali.
Parahnya lagi, di kolam tersebut banyak sekali penghuni lain yang sedang makan dan sekadar bersantai atau berjemur di kolam itu. Seolah tak peduli dengan keramaian itu, kedua WNA tersebut asik meranjang.
Video berdurasi 15 detik itu beredar luas di grup WhatsApp dengan diberi deskripsi "Bali dijual murah akibatnya dipenuhi turis murahan," dikutip, Minggu (28/5/2023).
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kapan dan di hotel mana aksi ranjang kedua bule itu.
Sebelumnya juga terjadi aksi tak senonoh yang dilakukan seorang bule perempuan asal Jerman berinisial DT (28), di Ubud, Gianyar, Bali. Bule perempuan itu dalam keadaan telanjang bulat naik ke atas panggung yang sedang berlangsung tari-tarian adat Bali di Puri Saraswati Ubud.
Selain itu, ada juga aksi tak bermoral yang dilakukan seorang bule perempuan yang belum diketahui indentitasnya itu, memamerkan alat kelaminnya kepada orang yang mengajaknya bicara di sekitar jalan raya Seminyak, Kuta, Bali.
Lantas bagaimana pemerintah Provinsi Bali menangani aksi-aksi tak senoh para bule itu?
Saat ini Pemprov Bali sudah membuat buku panduan wisata dengan nama "Tour Does and Doesn't". Buku panduan itu berisi tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama seorang warga negara asing berada di Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan buku panduan tersebut akan segera diluncurkan dalam bulan ini.
"Dalam bulan ini akan diluncurkan, masih menunggu hari baik," terang Pemayun kepada Suara Denpasar, Sabtu (27/5), kemarin.
Dalam keterangannya, Pemayun berharap buku panduan tersebut dapat memberi dampak positif bagi pariwisata Bali dan menciptakan wisatawan yang berkualitas dan bermartabat. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Inikah Alasan Shin Tae Yong Tak Lirik Kiper Langganan Timnas Indonesia Nadeo Argawinata dan Pilih Sosok Ini Hadapi Palestina dan Argentina?
-
Pemprov Bali Segera Luncurkan Buku Panduan Wisata Does and Doesn't: Tinggal Tunggu Hari Baik
-
4 Negara Tetangga Dihadirkan sebagai Kontingen Badung Sport Tourism 2023
-
Dan Terjadi Lagi! Viral Bule Perempuan Pamer Kemaluan di Bali, Tak Hanya Deportasi, Netizen Juga Tuntut Ini
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!