Suara Denpasar - Pengusaha jalan tol Jusuf Hamka ternyata pernah mengalami masa-masa pedih pada usia mudanya. Pria yang ditaksir memiliki kekayaan Rp15 triliun ini mengaku lima kali ditangkap dan masuk penjara di zaman Orde Baru (Orba).
Pengakuan itu disampaikan pria kelahiran 1957 (usia 65 tahun) kepada Denny Sumargo, mantan pebasket yang jadi youtuber. Cerita pria bernama asli Jauw A Loen, itu ditayangkan dalam kanal Youtube Curhat Bang Denny Sumargo, Jumat (26/5/2023).
"Pak, katanya pernah dipenjara lima tahun?" tanya Densu dikutip Suara Denpasar Minggu (28/5/2023).
"Lima kali," katanya.
Densu pun penasaran. Dia minta Babah Alun, menceritakan kisahnya bisa sampai dipenjara sebanyak lima kali.
Kemudian Jusuf Hamka pun menuturkan panjang lebar bagaimana dia ditangkap sebanyak lima kali di zaman Orba itu. Berikut ringkasannya:
Pertama, Jusuf Hamka ditangkap tahun 1970 karena memukuli anak orang di Pasar Baru, Jakarta. Pada waktu itu dia masih berusia 13 tahun.
"Waduh dilaporin polisi, satu minggu saya disel," tandasnya.
Kedua, Jusuf kembali ditangkap pada tahun 1974. Dia ditangkap saat peristiwa Malari (Mapetaka Lima Belas Januari). Saat itu ada demo mahasiswa menolak kedatangan PM Jepang Tanaka Kakuei.
Baca Juga: Prinsip Sukses ala Jusuf Hamka, Pintu Rezeki Ternyata dari...
Waktu itu, Jusuf Hamka masih berusia 17 tahun ikut-ikutan demo. Namun, demonstrasi itu berubah jadi kerusuhan. Dia ikut jalan, namun tidak ikut merusak. Saat malam hari, Jusuf masih ikut jalan, sehingga dia kena jam malamoleh Aparat.
"Ketangkap kena jam malam, masuk sel dua hari," tandasnya.
Ketiga, Jusuf Hamka kembali ditangkap pada 1978 di Palangkaraya, Kalimantan. Saat itu dia kerja di usaha kayu. Kemudian ada pencurian, dan dia melaporkan kasus ini ke polisi.
Bukan pelakunya ditangkap, malah dia sebagai pelapor yang dijadikan tersangka dan ditahan.
"Dapat 21 hari saya di sana dimasukkan di dalam sel," tandasnya.
Keempat, tahun 1982 Jusuf ditangkap lagi. Saat itu baru masuk Islam atau mualaf, dan dijadikan anak angkat Buya Hamka, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Berita Terkait
-
Heboh! Jusuf Hamka Ngamen di Singapura: Lumayan Pekerjaan Kalau Pensiun Nanti
-
Heboh! Jusuf Hamka Meradang Ketika Hary Tanoesoedibjo Keluarkan Statement Seperti Ini
-
Jusuf Hamka Siap Bagikan Uang Give Away: untuk 20 Orang Pemenang
-
Dikenal Konglomerat, Siapa Sangka Ternyata Jusuf Hamka Pernah Nganggur Selama 15 Tahun?
-
Kini Konglomerat, Siapa Sangka Ternyata Jusuf Hamka Pernah Jadi Bintang FTV?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Skenario Jatuh di Kamar Mandi Runtuh! Makam Khoiriyah Dibongkar, Kakak Kandung Diperiksa
-
Qualcomm Snapdragon X2 Elite atau Nvidia RTX Spark, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop?
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja