Terjadilah peristiwa Lapangan Banteng. Bentrok massa Golkar dengan massa PPP. Saat itu, Jusuf jadi ketua RW.
Kemudian muncul massa ke kampungnya, dan akan membakar seumlah toko dan rumah orang Cina atau Tinghoa.
Jusuf menghadang dan melerai, dan mengarahkan massa ke tempat lain. Namun, dia malah difoto intelijen, dan dianggap sebagai provokator massa.
Dua hari dia menginap dalam pemeriksaan aparat dari Kopassus. Akhirnya dia dibebaskan Wapres Adam Malik, yang juga jadi ayah angkatnya.
Kelima, "Yang kelima lebih sedap lagi nih," katanya.
Sekitar 1987, dia datang ke DPR/ MPR. Waktu itu menjelang Sidang MPR. Sudah pasti, Presidennya Soeharto. Pilpres awal tahun 1988. Namun, gara-gara ucapannya yang menyinggung Soeharto, dia ditangkap.
"Wakilnya saya bilang Bu Tien Soeharto. Apa salah saya?" katanya.
"Ya nggak (salah) sih, Pak," kata Densu sambil tertawa.
Saat itu baru sampai rumah, dia langsung ditangkap pasukan dari mobil mikrolet. Jusuf masuk Unit Laksus Kopkamtib. Dia ditangkap perintah langsung dari Panglima ABRI. Sejumlah jenderal tidak berani membebaskan meski dia anak angkat mantan Wapres Adam Malik.
Baca Juga: Prinsip Sukses ala Jusuf Hamka, Pintu Rezeki Ternyata dari...
Beruntung, setelah berhari-hari ada sejumlah jenderal yang menolongnya. Dia dilepaskan dari Unit Laksus yang terkenal angker tersebut. (*)
Berita Terkait
-
Heboh! Jusuf Hamka Ngamen di Singapura: Lumayan Pekerjaan Kalau Pensiun Nanti
-
Heboh! Jusuf Hamka Meradang Ketika Hary Tanoesoedibjo Keluarkan Statement Seperti Ini
-
Jusuf Hamka Siap Bagikan Uang Give Away: untuk 20 Orang Pemenang
-
Dikenal Konglomerat, Siapa Sangka Ternyata Jusuf Hamka Pernah Nganggur Selama 15 Tahun?
-
Kini Konglomerat, Siapa Sangka Ternyata Jusuf Hamka Pernah Jadi Bintang FTV?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi
-
54 Kode Redeem FF Terbaru 1 Mei 2026, Hadirkan Bundle Gintoki dan Hadiah Gratis
-
3 HP Samsung 5G Murah di Bawah Rp5 Juta: Layar AMOLED, Baterai Tahan Lama
-
Casper Live-Action Digarap, Hantu Baik Kembali dengan Nuansa Lebih Gelap
-
Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
May Day di Jateng: Semarang Diprediksi Hujan Ringan, Wilayah Lain Waspada Hujan Lebat!
-
Jangan Kalah Sama Monyet: Kumpulan Gagasan di Era Disrupsi
-
Mimpi Tak Lagi Sekadar Tidur: Menyelami Novel Cinta dalam Mimpi
-
Upah Rendah dan Eksploitasi Pengasuh Jadi Akar Kekerasan di Daycare