Suara Denpasar – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menginformasikan dua bahwa ada dua calon haji asal Provinsi Jawa Timur meninggal dunia di Madinah.
Menurut Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Husnul Maram pada Ahad melaporkan bahwa 2 calon haji tersebut bernama Ahmad Suhadak Riduwan berusia 53 tahun asal Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9.
Sedangkan seorang lainnya bernama Langen Delem Darussalam berusia 90 tahun berasal dari Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan yang tergabung dalam kloter Embarkasi Surabaya.
Dilansir dari Antaranews, Minggu (28/5/2023), dia juga menjelaskan keduanya meninggal dunia karena sakit dan kedua jenazah tersebut telah dimakamkan di Madinah.
“Insya Allah husnul khotimah karena meninggal dalam momen melaksanakan ibadah haji di tempat yang penuh barokah, yakni Madinah,” tutur Husnul Maram.
Selain dua calon haji asal Jatim tersebut, sebelumnya pihak mereka juga telah mencatat ada 3 orang yang meninggal dunia di daerah asalnya jelang keberangkatan menuju ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, yakni dari kloter 2 asal Surabaya, kloter 7 dan 8 asal Kabupaten Sumenep.
Hingga malam ini, PPIH Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 11 kloter ke Tanah Suci dengan total 4.906 orang yang terdiri dari 4.851 jamaah dan 55 petugas.
Sementara kloter 12 sampai 14 asal Kabupaten Blitar dan Magetan baru memasuki Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada hari ini, Minggu (28/5/2023).
Kendati demikian, dari 11 kloter yang diberangkatkan ke Tanah Suci, ia merinci terdapat 14 jemaah yang gagal berangkat alias tertunda keberangkatannya karena sakit.
Baca Juga: Singgung Duel Bersama Anies Baswedan, Jusuf Hamka Akui Tak Mampu: Thats Our Friend
“Enam jemaah sakit di daerah asalnya sebelum berangka ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Sedangkan 8 jamaah jatuh sakit ketika sampai di Asrama Haji Embarkasi Surabaya,” katanya.
Selain itu, tercatat ada pula dua calon hajiyang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci di kloter sebelumnya, akhirnya keduanya kini sudah diberangkatkan bersama rombongan kloter 7 Embarkasi Surabaya. (*)
Berita Terkait
-
Wisman Naik, Pertamina Jamin Pasokan Avtur di Bandara Ngurah Rai
-
Pelabuhan Jangkar Situbondo, Gerbang Maritim yang Strategis di Pantai Timur Jawa
-
Bukan Diranjang, Nora Alexandra Bisa Bikin KO dan Klepek-klepek Jerinx SID Disini
-
Ada Fakta Ilmiah, Berikut Analisa Medis Terkait Fenomena Gancet
-
Viral, Penis Pasangan Selingkuh Tersangkut Vagina di Alas Purwo, Banyuwangi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Cara Cek Sepatu Nike Asli atau Palsu, Ini Daftar Toko untuk Beli Produk Original
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai
-
Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Variety Show World Dice Tour 4 Tayang Oktober, Sajikan Konsep Festival Film
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Foundation Balm, Foundation, dan Cushion Bedanya Apa? Cek Kelebihan Masing-Masing
-
Harga Smartphone Naik, Samsung Justru Bawa Galaxy A27 5G RAM 6GB/128GB yang Lebih Terjangkau
-
Drama Human Vapor, Balas Dendam Manusia Gas Kepada Para Pelaku Bullying
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah