- Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.129 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 14 Juli 2026 pagi.
- Pelemahan mata uang disebabkan oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah.
- Keputusan S&P mempertahankan rating kredit Indonesia diharapkan mampu mencegah pelemahan rupiah yang lebih tajam ke depannya.
Suara.com - Rupiah melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan hari ini .
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Selasa 14 Juli 2026 dibuka ke level Rp18.129 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 20 poin atau 0,11 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.109 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah disebabkan situasi di Timur Tengah memanas. Hal ini memicu kenaikan harga minyak.
"Rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS di tengah situasi di Timur Tengah yang memanas memicu kenaikan tajam pada harga minyak mentah dunia dan indeks dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, keputusan S&P mempertahankan rating kredit Indonesia diharapkan bisa sedikit banyak menahan perlemahan yang lebih tajam. Sehingga, mata uang garuda tidak terlalu melemah.
"Range rupiah hari ini diperdagangkan di level 18050-18200," tambahnya.
Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,34 persen. Disusul, peso Filipina turun 0,18 persen.
Selanjutnya, ada baht Thailand terkoreksi 0,07 persen dan yuan China tertekan 0,05 persen. Lalu, dolar Singapura yang tergelincir 0,02 persen. Kemudian ada dolar Hong Kong melemah tipis 0,003 persen terhadap the greenback.
Sedangkan, won Korea Selatan kembali menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,2 persen. Berikutnya, yen Jepang naik 0,02 persen dan dolar Taiwan yang terkerek 0,003 persen di pagi ini.
Berita Terkait
-
Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah
-
Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984
-
Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan
-
Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat
-
AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel
-
Daftar 6 Maskapai yang Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24, Mana yang Lebih Murah?
-
OJK Rilis Aturan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Kini Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala
-
Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua
-
Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!