Suara Denpasar - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi berharap ada perubahan paradigma dalam kepemimpinan di Indonesia ke depannya.
Contohnya soal kebiasaan untuk menghibur atau sambutan meriah jika ada pejabat yang datang ke sebuah desa.
Ingat Kang Dedi, berbeda dengan di Provinsi yang memiliki anggaran untuk menyambut kedatangan pejabat.
Atau mungkin juga di kabupaten juga disiapkan anggaran. Tapi, untuk di desa anggaran untuk menyambut pejabat itu tidak ada.
Jadi, untuk menanggulangi hal ini. Banyak kepala desa yang mengambil sedikit demi sedikit dana infrastruktur desa guna "menservis" pejabat yang datang.
"Ceremony ya, kegiatan joged-joged yang ditonton pejabat dan dikeprokin," kata Kang Dedi saat berada di mobil bersama Kepala Desa atau Kuwu Saguling, Beregbeg, Ciamis, Jawa Barat, Otong Sutarman dikutip denpasar.suara.com dari kanal Yotubenya, Senin 29 Mei 2023.
Kegiatan itu tentu menghabiskan anggaran yang cukup lumayan dan tentu tidak ada manfaatnya kepada masyarakat.
Jadi, ada baiknya kegiatan ceremony itu dihilangkan saat berkunjung ke desa. Mengingat desa memang tidak memiliki anggaran untuk itu.
"Kalau punya Kuwu baik seperti dia (Kuwu Edan) tentu tidak ada masalah. Kalau yang lain pasti ngambil dari dana infrastruktur," jelasnya.
Baca Juga: Kang Dedi: Ngobrol Kumpul Kebo Semangat, Kuwu Edan sampai Ketiduran di Mobil
"Jadi pesan saya, buatlah kegiatan bermanfaat bagi masyarakat dibanding misalnya anggaran Rp 2 juta digunakan untuk joged-joged," jelasnya.
Contoh dia, misalnya dengan meningkatkan gizi masyarakat. Anggaran joged digunakan untuk membuat bubur kacang ijo atau telor yang nantinya dibagikan kepada anak-anak di desa. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata