Suara Denpasar - Nama Kolonel Wahyo Yuniartoto kini kian dikenal di kalangan masyarakat. Perwira Kopassus sekaligus manajer Tim Nasional Pencak Silat itu terkenal usai aksinya di SEA Games 2023 di Kamboja beberapa waktu lalu.
Kolonel Wahyo baru-baru ini terlihat bertemu dengan beberapa jendral dari satuan Kopassus dan juga TNI-AD. Hal itu ia sendiri unggah di akun Instagram pribadinya pada (24/5/2023).
"Alhamdulillah Wasyukurillah. Merupakan suatu kehormatan untuk menemui ruang-ruang kejujuran, kepedulian dan suportifitas, ada begitu banyak yang menjadi pelajaran bagi saya," tulis Kolonel Wahyo pada keterangannya.
Pada potret pertama, ia terlihat sedang berfoto dengan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Deddy Suryadi. Terlihat potret kebersamaannya sedang berpose gagah ala prajurit komando.
Pada slide kedua, Kolonel Wahyo juga berfoto bersama dengan Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Mohammad Hasan. Kolonel Wahyo dan Mayjen Mohammad Hasan tampak gagah berfoto dengan pose sedang mengepalkan tangan.
Selanjutnya, Kolonel Wahyo membagikan foto di slide ketiga dengan foto saat ia bertemu dengan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Maruli Simanjuntak. Keduanya berfoto masih dengan gaya yang sama sambil mengepalkan tangan dengan gagah ala prajurit komando.
Dan yang terakhir, ia mengunggah foto di slide keempat saat ia bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Dudung Abdurachman. Kolonel Wahyo terlihat berfoto dengan Jenderal Dudung sambil memegang piagam penghargaan yang ia terima.
Banyak warganet yang mendukung serta merasa semakin bangga dengan Kolonel Wahyo. Bahkan ia didoakan untuk menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus berikutmya.
“The next Danjen. Aamiin,” ujar warganet.
“Aamiin yarabal aalamiin,” jawab Wahyo.
“Mantap ndan @wahyo.yuniartoto calon danjen.. Pak danjen ‘Antasena’ keren calon KSAD aamiin,” ujar lainnya.
“Ziaaaap, bismillah insyaallah,” balas Wahyo.
“Dah kelihatan aura pemimpin masa depan, congrat pak,” ujar warganet.
“Mantap bang, semoga semakin sukses dan dipercayakan hal-hal yang lebih besar. Aminnn,” ujar warganet lain. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Viral di Pencak Silat SEA Games hingga Didukung Jadi Danjen Kopassus 2035, Kolonel Wahyo Yuniartoto Buka Suara
-
Usai Viral Hadang Pelatih Silat Vietnam, Kolonel Wahyo Yuniartoto: Maka Pertempuran Akan Mengakhiri Kita
-
Gagah Berani Hadang Pelatih Silat Vietnam di SEA Games, Intip Momen Kolonel Wahyo Yuniartoto Pimpin Pasukan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng