Suara Denpasar - Beredar kabar Habib Bahar bin Smith ngamuk usai gelar habib dicopot hingga aparat melakukan suatu tindakan.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal YouTube SUARA POLITIK, diunggah pada Senin, 29 Mei 2023 dengan durasi video 10 menit 5 detik, hingga viral, sampai saat ini sudah ditonton 6,5 ribu kali.
Kabar itu disebarkan dalam bentuk video berjudul 'Detik-Detik Menegangkan... Bahar Smith Ngamuk Sejadi-Jadinya Gelar Habib Dicopot, Aparat Lakukan Ini'. Narasi serupa ditulis pula pada thumbnail video.
Lantas benarkah kabar tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam untuk mendapatkan fakta sesungguhnya.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video berdurasi 10 menit 5 detik itu menayangkan ceramah Habib Bahar Bin Smith namun tanpa suara, kemudian sang narator memberikan penjelasan.
Penjelasan sang narator menyimpang dari judul berita yang disebarkan, alih-alih membahas kemarahan Bahar bin Smith lantaran gelar habibnya dicopot, justru sang narator malah menjelaskan isu lama tentang dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.
"Jejak digital dia nantang, Bahar bin Smith bilang Jokowi, Megawati, Polisi bang**t," ujar sang narator dalam video itu.
Tidak ada bukti video atau apapun yang memperkuat judul berita yang disebarkan, bahkan sama sekali tidak dibahas.
Baca Juga: Mantan Pacar Rebecca Klopper Rizky Pahlevi Buka Suara Usai Dituding Ancam Sebar Video Syur
Dalam video itu ditayangkan pula cuplikan video ceramah Habib Bahar bin Smith tanpa suara, setelah ditelusuri video aslinya ialah ceramah lawas 1 tahun lalu yang pernah jadi persoalan lantaran dinilai menghina Presiden Jokowi, video aslinya pernah diunggah oleh kanal YouTube milik salah satu stasiun televisi nasional, yaitu iNews, berikut link video lengkapnya: https://youtu.be/tubuN-PLiRc
Konteks dari video aslinya ialah pernyataan kontroversial Habib Bahar bin Smith tentang Presiden Jokowi hingga dilaporkan ke pihak berwajib.
Tidak ada penjelasan sedikit pun tentang judul berita dan tidak ada bukti, video itu bersifat manipulatif.
KESIMPULAN
Hasil penelsuran menunjukan bahwa berita tersebut merupakan berita bohong, manipulatif dan bisa dikategorikan sebagai berita hoax. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pasang Badan! Mahfud MD Ultimatum Fadil Gara-Gara Penembakan Habib Bahar Bin Smith
-
Habib Bahar Ditembak Orang Tak Dikenal Dekat Pondok Pesantren, Polisi Bahas Luka Pada Perut, Sangat Fatal?
-
Habib Bahar Ditembak, Begini Kejadiannya Menurut Keterangan Polisi
-
Habib Bahar Bin Smith Ditembak Orang Misterius
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas