- Islamic Revolutionary Guard Corps merilis video peluncuran rudal Iran yang menargetkan kapal militer Amerika Serikat di Selat Hormuz.
- Rudal tersebut memuat pesan simbolik religius dan peringatan korban jiwa terkait eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
- Militer Amerika Serikat melakukan serangan balasan terhadap fasilitas strategis Iran yang memicu peningkatan ketegangan stabilitas keamanan kawasan global.
Suara.com - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) merilis sebuah video yang menampilkan peluncuran rudal Iran yang diklaim diarahkan ke kapal Angkatan Laut Amerika Serikat.
Tayangan tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan pesan simbolik yang tertulis pada badan rudal.
Salah satu tulisan dalam rudal berbunyi, "Dan Dia mengirimkan burung berbondong-bondong melawan mereka", yang merujuk pada kisah Burung Ababil dalam Surah Al-Fiil di Al-Qur’an.
Selain itu, terdapat pesan lain bertuliskan, "Untuk mengenang para siswi Minab yang gugur" yang dikaitkan dengan korban serangan di sebuah sekolah perempuan di Minab pada awal konflik.
Detail waktu dan lokasi perekaman video tersebut tidak diungkapkan secara jelas.
Namun, sebelumnya Markas Besar Khatam al-Anbiya Central Headquarters menyatakan bahwa Iran telah menargetkan kapal militer AS di Selat Hormuz.
Serangan ini disebut sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh pihak AS, termasuk aksi terhadap kapal tanker minyak Iran.
Di sisi lain, militer AS dilaporkan melakukan serangan balasan dengan menyasar sejumlah fasilitas strategis Iran, seperti lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando, serta instalasi intelijen dan pengawasan.
Juru bicara militer Iran menyebut serangan tersebut turut mengenai area sipil di wilayah pesisir, termasuk Pulau Qeshm, Bandar Khamir, dan Sirik.
Baca Juga: ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
Meski situasi memanas, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara masih berlaku, meskipun bentrokan bersenjata tetap terjadi.
Perkembangan ini kembali menunjukkan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan implikasi luas terhadap stabilitas global, termasuk bagi negara-negara di kawasan ASEAN yang bergantung pada jalur energi dan perdagangan internasional.
Berita Terkait
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional