Suara Denpasar - Kader baru Partai Gerindra, Dedi Mulyadi bereaksi atas serangan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di media sosial soal proposal perdamaian yang disampaikan Prabowo untuk menyetop perang Rusia dan Ukraina. Diketahui, Prabowo mengajukan proposal itu dalam sebuah forum Shangri-La Dialogue, di Singapura. Dia menuding serangan itu dilakukan oleh buzzer.
"Para buzzer sibuk menyerang Pak Prabowo, karena dianggap tidak mampu berdiplomasi internasional. Pertanyaannya, di mana letak ketidakmampuannya?" kata Dedi Mulyadi dilansir dari Antara, Rabu (7/6/2023).
Sebagaimana diketahui, proposal Prabowo adalah gencatan senjata, kemudian pasukan mundur 15 kilometer untuk menjadikan zona demiliterisasi, kemudian dilakukan referendum di zona demiliterisasi.
Proposal damai Prabowo untuk perang Rusia-Ukraina itu menimbulkan pro dan kontra. Sebagian akun di media sosial, terutama di Twitter ramai memberi komentar nyinyir proposal Prabowo.
Kang Dedi menyatakan, proposal perdamaian dari Prabowo sebetulnya tidak ada yang salah dari seorang negarawan untuk mengajak menghentikan konflik atau perang. Menurutnya, kalau Ukraina menolak proposal tersebut, tak jadi masalah.
Mantan bupati Purwakarta ini menyatakan, yang terpenting adalah Prabowo sudah menuangkan gagasan dalam forum internasional yang intinya agar peperangan segera dihentikan, dan agar masyarakat bisa hidup damai.
Mantan bupati Purwakarta menyinggung, gagasan dunia damai, dunia yang bebas dari peperangan itu bisa merugikan beberapa pihak, terutama mereka yang memproduksi senjata untuk kepentingan berperang.
"Saya mendukung penuh gagasan Pak Prabowo. Sebab itu sebuah bentuk patriotik seorang putra bangsa yang bekerja secara nyata dan tak sekadar berkata-kata," papar mantan politisi Golkar ini.
Khusus untuk para buzzer yang nyinyir kepada Prabowo, Kang Dedi berpesan menohok. Dedi juga menyampaikan agar mereka yang nyinyir atas gagasan Prabowi itu turun tangan ke lapangan mempersiapkan diri membangun negeri dengan berkontribusi agar Indonesia bisa terhindar dari ancaman krisis pangan.
"Daripada nyinyirin gagasan orang, lebih baik kita menanam padi di sawah agar kita terbebas dari krisis pangan. Sehingga kita tidak berperang berebut beras di pasar dan membebaskan Indonesia dari impor beras," ujarnya. (*)
Berita Terkait
-
Adu Strategi 2 Matahari! Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Bersaing Ketat karena Tugas Khusus di Pemilu 2024
-
Dedi Mulyadi Bersihkan Sampah di Kabupaten Bandung, Ridwan Kamil Dapat Sindir Keras: 'Gubernur Cuma Ngartis di Instagram'
-
Apa Kesibukan Dedi Mulyadi Setelah Mundur dari DPR RI?
-
Ridwan Kamil Dapat Tugas Khusus Menangkan Golkar di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Bilang Begini...
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel
-
Selebgram di Medan Ditangkap Polisi Kasus Narkoba
-
Warga Bogor Merapat! Ini 6 Hal yang Perlu Diketahui Soal Shalat Id Perdana di Stadion Pakansari
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Rahasia Hemat Mudik Lebaran Terungkap, Cukup Pakai Promo Spesial Ramadan BRI dan Daftar BRImo
-
Intip 7 Poin Usulan Reformasi Total Sistem Pemilu Indonesia: Fokus Cegah Korupsi Dana Kampanye
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km