Suara Denpasar – Laga friendly match yang mempertemukan tim Super Elja PSS Sleman dan tim Pesut Etam Borneo FC akan berlaga pada Minggu (11/6/2023) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta pada 15.00 WIB.
Melansir dari laman instagram resmi klub, PSS Sleman juga telah menyertakan pada postingannya 3 jenis harga tiket yang ditawarkan dengan rincian sebagai berikut.
1. Hijau : Rp 50.000
2. Merah : Rp 85.000
3. Biru Bawah : Rp 100.000
Jenis tiket di atas, hanya bisa diakses dan dapat dibeli melalui platform yang tersedia secara online dan tiket yang tersedia terbatas untuk 5.000 pasang mata.
Dengan pembatasan penonton yang hanya berjumlah 5.000 tersebut, Ketua Panitia Pelaksana PSS Sleman, Yuyud Pujiarto.
“Saya mewakili Panpel PSS Sleman ingin meminta maaf kepada seluruh PSS Fans yang tidak kebagian tiket dan belum bisa mendukung PSS di laga uji tanding menghadapi Borneo FC nanti,” ujarnya.
“Kuota penonton yang sedikit diambil dari hasil pengamatan pihak keamanan tentang kondisi Yogyakarta saat ini,” tambahnya.
Namun, netizen yang kemudian mengetahui harga tiket yang seperti di atas, mengatakan kalau tiket tersebut ditawarkan dengan harga yang terlalu, sehingga netizen tersebut memintanya untuk dinaikkan tetapi dengan syarat.
“Tiket nya terlalu murah ..coba dibuat 150ribu semua..tapi penonton dapat kaos PSS sleman standar kaos di mall2 gitu,” komen akun @alagajogja. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak