Suara Denpasar – PSS Sleman akan melakukan laga uji tanding dengan klub asal kalimantan, Borneo FC Samarinda.
Laga yang dijadwalkan pada Minggu 11 Juni 2023 akan dilakukan di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Namun sebelum laga itu dimulai, manajemen PSS Sleman lebih dulu menyampaikan permohonan maaf.
Pasalnya, Laga uji tanding yang bisa dihadiri penonton secara terbatas yani kuota sekitar 5.000 pasang mata.
Pembatasan penonton menurut, Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto sesuai rekomendasi dari aparat keamanan tentang kondisi Yogyakarta
“Saya mewakili Panpel PSS Sleman ingin meminta maaf kepada seluruh PSS Fans yang tidak kebagian tiket dan belum bisa mendukung PSS di laga uji tanding menghadapi Borneo FC nanti,” kata Yuyud Pujiarto dilansir dari laman resmi klub, (9/6/2023).
Kuota penonton yang sedikit diambil dari hasil pengamatan pihak keamanan tentang kondisi Yogyakarta saat ini,” ujar ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (8/6/2023) siang.
Yuyud mengungkapkan laga menghadapi Borneo FC akan menjadi acuan untuk perizinan kuota penonton PSS ketika melakukan laga uji tanding dan Liga 1 nanti.
“Untuk itu saya menghimbau untuk teman-teman PSS Fans yang tidak kebagian tiket untuk bisa bersabar dan menantikan laga uji tanding PSS berikutnya,” sambungnya.
Baca Juga: Menanti Ketegasan PSIS Semarang untuk Carlos Fortes dan Vitinho, Bruno Silva Jilid 2?
Panpel PSS juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah memberikan Laskar Sembada untuk beruji tanding di tengah kondisi Yogyakarta saat ini.
“Semoga pertandingan besok berjalan lancar dan kuota penonton bisa bertambah di laga berikutnya,” tuturnya.
Senada dengan Yuyud, event manager PSS, Rangga Rudwino mengungkapkan permintaan maaf kepada suporter PSS.
“Saya mewakili Manajemen PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) juga ingin meminta maaf kepada teman-teman PSS Fans yang belum kebagian tiket.”
“Kita harus menuruti peraturan yang ada dan untuk bisa lebih bersabar ketika belum mendapatkan kesempatan untuk menonton,” jelasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase