Suara Denpasar - Saat pergi ke suatu tempat pertama kali, Google Maps adalah aplikasi yang sangat diandalkan sebagai penunjuk rute jalan. Oleh sebab itu, aplikasi yang satu ini terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para penggunanya.
Untuk menunjang hal tersebut, mobil Google Maps memainkan peranan yang sangat penting untuk mendukung pemetaan Google.
Namun, sebuah pengalaman unik justru dialami oleh salah satu mobil Google Maps yang bertugas di daerah Malang, Jawa Timur. Betapa tidak, mobil tersebut justru nyasar ke perkebunan warga.
Dalam cuplikan video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos, tampak mobil Google Maps berwarna hitam terjebak di tengah perkebunan. Untuk bisa mengeluarkan mobil tersebut, warga sampai harus bergotong royong menariknya menggunakan tali.
"Mobil Google Maps nyasar di sebuah perkebunan di Malang," tulis @memomedsos di Instagram seperti dilihat Suara Denpasar pada Minggu (11/6/2023).
Proses evakuasi mobil cukup menantang lantaran jalanan tempat mobil itu tersesat cukup licin.
"Sejumlah warga berusaha menarik mobil Google Maps tersebut lantaran kesulitan jalan licin," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.
Warga terlihat berbaris berusaha menarik sekuat tenaga untuk mengeluarkan mobil itu. Unggahan ini pun mengundang berbagai reaksi dari warganet. Beberapa dari mereka ada yang memuji staf Google Maps sebagai pekerja keras.
"Bener-bener pekerja keras nih google map," tulis akun @flasifa.
Baca Juga: Raffi Ahmad & Nagita Slavina Ajak Makan Karyawan Rp1 Juta per Orang: Kalau Gak Enak Kita Gebukin
"Gamau nyalahin tukang gugel maps, soalnya dia rela nyasar dulu sampe segitunya buat nunjukin kita jalan yang bener," kata akun @renjana_bestarii.
Meski begitu, warganet justru mengaitkan kejadian semacam ini dengan fenomena sejumlah pengguna Google Maps yang kerap nyasar.
"Ini yg bikin kesasar. Krn berarti akan terdata sebagai jalan oleh google, dan pengguna google map bakal akan melewatinya," celetuk akun @azizi.fathoni.
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar