Suara Denpasar – Ilija Spasojevic striker naturalisasi Bali United yang melakukan gol bunuh dari kala kontra PSM Makassar.
Atas blunder dan beberapa peluang yang gagal berbuah gol, Semeton Dewata suporter Bali United menilai performa Spasojevic telah menurun.
Meski begitu, Semeton Dewata juga tidak terburu-buru agar pelatih Bali United, Stefano Cugurra untuk segera mendapat Spasojevic.
Terlebih lagi menurut, Coach Teco -- sapaan Pelatih Bali United, peran spasojevic masih sangat dibutuhkan oleh klub yang bermarkas di Bali itu.
“Spaso sama saya sudah dari tahun 2019. Dia sering top skor dalam tim dan juga top skor di Liga 1, kata Coach Teco dilansir dari laman Bali United.
Spasojevic, kata Coach Teco turut serta membawa Bali united meraih juara Liga 1 dua kali dan sekali dengan Bhayangkara FC.
“Menurut saya, dia pemain yang konsisten memberikan prestasi sejauh ini,” jelas Coach Teco.
Spaso tetap konsisten memberikan penampilan terbaiknya di lapangan, bahkan menambah rekor pribadi dirinya untuk Bali United di musim lalu.
Pada musim 2022/2023, Spaso masih memimpin pencetak gol terbanyak di jajaran pemain Bali United.
Pemilik nomor punggung 9 itu mencetak 17 gol untuk Bali United dan terpaut 1 gol dengan Privat Mbarga yang sukses mengoleksi 16 gol di musim lalu.
Spasojevic yang datang dari Bhayangkara FC usai mempersembahkan trofi Liga 1 2017 dengan sumbangsih 13 gol dari 16 penampilannya tersebut memberikan jaminan untuk Bali United.
Namun sayang, di tahun pertamanya Spaso belum mudah untuk adaptasi dengan Serdadu Tridatu.
Pada musim itu, Spaso hanya menyumbang 9 gol dan 4 assist dari 28 penampilannya untuk Bali United.
Memasuki musim kedua, Spaso mulai menemukan pola permainan Serdadu Tridatu setelah koleganya dari Bhayangkara FC, Paulo Sergio juga turut menjadi bagian dari klub asal pulau dewata ini.
Spaso sukses mempersembahkan 16 gol dari 31 penampilannya untuk Bali United dan memberikan trofi pertama Liga 1 untuk pulau Bali.
Pada musim ketiga usai membawa juara Bali United di Liga 1, kompetisi sepak bola Indonesia harus dihentikan setelah 3 pertandingan berjalan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban