/
Sabtu, 20 Mei 2023 | 07:37 WIB
Buni Yani Turut Buka Suara Buntut Ramai Penolakan Konser Coldplay di Indonesia, 'Tiga alasan menolak...' (Suara.com)

Suara Denpasar – Konser Coldplay yang digadang-gadang berlangsung pada tanggal 15 November 2023 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) menuai pro dan kontra masyarakat Indonesia.

Salah satu penolakan datang dari seorang politikus, Buni Yani yang memberikan 3 alasan utama sehingga dia menuliskan keterangannya melalui laman twitter pibadinya perihal penolakan tersebut.

3 alasan itu mencakup tidak adanya manfaat yang didapatkan dari menonton konsernya, mengampanyekan LGBT dan musikalitas lagu-lagu dari Coldplay dianggap rendah.

"3 alasan menolak Coldplay: 1) Tak ada manfaat. 2) Mengkampanyekan LGBT yang diharamkan Islam. 3) Secara kualitas, musikalitas lagu-lagunya rendah. Meskipun personel grup ini kuliah di King's College University of London tapi itu tak menjamin mutu karya mereka," tulis Buni Yani melalui akun Twitternya @BuniYani.

Sementara menurut pemerintah, event-event seperti ini merupakan sebuah peluang bagi perkembangan sektor ekonomi kreatif yang ada di Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo atau lebih dikenal sebagai Angela memberikan paparannya terhadap penolakan yang santer ramai dibicarakan di kalangan publik. Menurut Angela, pihaknya akan membantu mempermudah acara-acara seperti konser musik.

“Kita melihat event adalah peluang. Presiden juga kemarin di awal tahun bicara, permudah izin event. Jadi kita bekerja dalam koridor itu, dan kita melihat selama event itu bermanfaat bagi masyarakat, akan terus kita dukung,” jelas Angela dilansir dari antaranews.com oleh Suara Denpasar, Sabtu (20/5/2023).

Meski tak semuanya, Buni Yani juga mendapatkan dukungan dari netizen lainnya atas penolakan gelaran konser Coldplay tersebut.

“Setuju .. musikalitas di bawah standard band kelas dunia,” balas @Blueskyimagi kepada @BuniYani.

Baca Juga: Ternyata Cuma Pakai Ini, Warganet Spill Trik Lebih Cepat Dapat Tiket Konser Coldplay

Sementara pihak dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri sudah mengingatkan promotor agar memastikan dan menjamin tak simbol, ucapan, dan tindakan apa pun yang mengkampanyekan kelompok LGBT dalam gelaran konser tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis. (*/Dinda)

Load More