Suara Denpasar - Coach Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri membeberkan syarat yang harus dipenuhi oleh pemain keturunan yang ingin berseragam Timnas Indonesia.
Terdapat tiga syarat utama yang disebut oleh pelatih Indra Sjafri yang harus dipenuhi oleh para pemain keturunan yang ingin membela Timnas Indonesia.
Informasi mengenai Indra Sjafri yang menyebutkan tiga syarat wajib dipenuhi oleh para pemain keturunan yang ingin membela Timnas Indonesia. didapat dari postingan video yang diunggah oleh akun Instagram @idn_abroad.
Dalam video tersebut, Indra Sjafri mendapat pertanyaan dari jurnalis senior, Eko Suprihatno mengenai pentingnya timnas Indonesia menggunakan pemain naturalisasi.
"Coach, di dalam satu kebijakan atlet itu ada yang namanya naturalisasi, sebenarnya seberapa penting sih kita mencari orang dari luar?" ujar Eko Suprihatno.
Indra Sjafri pun menjawab bahwa asal-muasal diterapkannya kebijakan naturalisasi adalah waktu ketika jelang piala dunia U20.
"Karena saya memang di departemen teknik, jadi kebijakan itu muncul waktu Pak Iwan Bule Karena Kita mau menghadapi Piala Dunia waktu itu," ucap Indra Sjafri.
Tak asal menaturalisasi pemain yang berkarir di luar negeri, Pria berusia 60 tahun itu menyebut bahwa pemain yang dinaturalisasi adalah pemain yang diinginkan oleh pelatih timnas Indonesia.
"Kita butuh pemain-pemain tambahan di posisi-posisi tertentu dan itu harus atas permintaan pelatih tim nasional," tambah pelatih yang sukses membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games Kamboja itu.
Baca Juga: Full Senyum! Anies Baswedan Sebut Sumur Resapan Akan Ditiru di Ibu Kota Nusantara
Selain itu, Indra Sjafri juga membeberkan tiga syarat utama bagi pemain keturunan yang akan berseragam Timnas Indonesia.
"Jadi persyaratan untuk menjadi pemain tim nasional, satu wajib berwarga negara Indonesia, kedua dia sudah berpindah asosiasi, yang ketiga kualitas. Kalau tiga-tiganya sudah terpenuhi baru bisa," pungkasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Harga Plastik Es Cekek Mahal? Ini Rekomendasi Tumbler Kece Harga Ciamik
-
Muncul Kabinet YouTuber, Ferry Irwandi dan Bobon Santoso Rebutan Posisi Kepala BGN
-
Sinopsis Erica, Film Horor Jepang Terbaru Mochizuki Ayumu dan Hayashi Meari
-
Millen Cyrus Diduga Ubah Gender di KTP, Warganet Langsung Kasih 4 Larangan Keras
-
Cuan di Balik Cerobong Asap: Bagaimana Program MBG Menghidupkan Kembali Bengkel Las Tua di Sukoharjo
-
Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik