Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dirinya diperintahkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk menangani ulah nakal wisatawan mancanegara (wisman) di Bali.
Selain diperintahkan untuk membuat surat edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang tata kelola pariwisata Bali, Megawati juga memerintahkan Koster untuk membuat selebaran do and don't yang harus diselipkan ke dalam paspor wisman.
"Saya diperintahkan oleh Bu Megawati Soekarnoputri membuat lembaran (flyer do and don't) ini masuk ke dalam paspor. Ibu Mega yang memerintahkan saya. Saya kebetulan mengeluarkan Surat Edaran. 'Koster ga cukup Surat Edaran', kamu tuangkan surat edaran itu isi pentingnya ke dalam lembaran khusus, masukkan dia di paspor," ujar Koster kepada Suara Denpasar saat ditemui di Gedung Bank Indonesia Provinsi Bali, Selasa (27/6/2023).
Perintah Megawati Soekarnoputri itu bisa dikatakan berhasil sebab sejak diterapkan pada 31 Mei 2023 itu menurut Koster perilaku nakal wisatawan mancanegara saat ini sudah berkurang dan jarang terdengar.
"Sekarang situasinya lebih melandai. Kejadian-kejadian dulu (turis nakal) itu sudah melandai, membaik. Tapi kita jangan kendor. Kita harus tegas, keras terus dalam menjaga citra pariwisata Bali ini agar baik ke depan," ujarnya.
Menurut Koster hal itu dilakukannya karena dia sangat serius terhadap pariwisata Bali. Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa dia tidak berpihak pada pariwisata, katanya itu salah besar.
"Jangan pernah berpikir bahwa gubernur Bali ini tidak berpihak pada pariwisata. Salah besar! Saya sangat serius soal pariwisata. Saya tahu bahwa Bali ini sangat tergantung dari pariwisata," tandasnya. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Senator AWK Menyesatkan karena Komentari Pariwisata Tanpa Data
-
Mendukung Gelaran Piala Dunia U-17, Gubernur Bali Wayan Koster Digeruduk Habis Oleh Warganet: Cari Simpati?
-
Ini Sikap Gubernur Bali Wayan Koster Tentang Indonesia jadi Host Pildun U-17
-
3 Parpol Usul Bali Pindah Ibu Kota, Gubernur Koster: Bisa Dipertimbangkan Tapi...
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Bayar Pajak Motor Tanpa KTP Pemilik Asli, Bisa Lewat HP
-
Harga Honda BeAT Terbaru April 2026, Tak Ada yang di Bawah Rp19 Juta
-
Dibayar Sesuai UMR, Kenapa Tetap Kekurangan? Realita yang Jarang Dibahas
-
7 Motor Listrik Fast Charging Tercepat, Jarak Tempuh Jauh sampai 170 Km
-
Jelang Anniversary Pernikahan, Maxime Bouttier Fokus Atur Jadwal
-
Motor Fantastis BGN vs Gaji Guru: Skala Prioritas atau Cuma Mau Flexing Fasilitas?
-
Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf
-
Waktunya Sikat! 5 HP Flagship Turun Harga, Ada yang di Bawah 10 Juta
-
Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Diangkat Jadi PPPK? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya