Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menyebut senator atau anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Provinsi Bali Arya Wedakarna (AWK) menyesatkan karena berkomentar tentang pariwisata Bali, tapi tanpa data.
Hal itu terkait komentar Arya Wedakarna (AWK) tentang pencabutan bebas visa bagi 159 negara. Menurut AWK kebijakan itu sangat berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali.
"Sekarang karena ulah perilaku dari orang-orang yang selama ini mengatasnamakan quality tourism (pariwisata berkualitas) sekian persen pasti akan berkurang, pasti. Karena wisata itu tidak boleh ribet, wisata itu harus fun (menyenangkan)," ujar AWK melalui media sosial Instagram Sabtu (24/6) lalu.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan pernyataan itu menyesatkan karena AWK bicara tanpa data. Sebab berdasarkan data yang dipegang jumlah kunjungan wisatawan mancanegara justru semakin meningkat.
"Kan ini menyesatkan. Saya punya data bebas visa ini dicabut pada 7 Juni 2023 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali ketika berlaku bebas visa itu rata-rata 16 ribu perhari. Setelah bebas visa dicabut dari tanggal 8 sampai 22 Juni 2023 kedatangan wisatawan mancanegara itu 16.800 lebih naik 4 persen, ini kok dibilang sepi," ujar Koster di gedung Bank Indonesia Provinsi Bali, Selasa (27/6/2023).
Karena itu Wayan Koster mengatakan pernyataan seperti yang disampaikan senator Arya Wedakarna itu tidak boleh dibiarkan. Harus dilawan dengan data, kalau dibiarkan maka akan merusak citra pariwisata di Bali.
"Yang begini bisa membuat citra buruk Bali, ini jangan dibiarkan yang begini-begini. Kerja keras kita semua mau dirusak oleh statemen yang begini," sambung Koster.
"Jadi yang begini-begini harus direspon oleh kawan-kawan pelaku usaha pariwisata, lawan dengan data. Dengan upaya yang kita lakukan bersama bahwa pariwisata di Bali ini makin tumbuh," tandas Koster. (Rizal/*)
Baca Juga: Merosot, Nilai Pasar Eks PSIS Pratama Arhan Turun Sejak Bela Tokyo Verdy
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Rezeki dan Kesuksesan di Akhir Maret 2026
-
Terpopuler: Daftar Kapal yang Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Bedak Tabur Viva untuk Kontrol Minyak
-
7 Tone Up Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam dan Cerahkan Wajah
-
Harga BBM Hari Ini Semua SPBU: Pertamina, BP, Shell dan Vivo
-
7 Fakta Menarik Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini 31 Maret 2026, Waspada Hujan Tak Menentu Dalam Hitungan Jam
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026
-
10 Pilihan HP Samsung Terbaru dan Harganya, Mulai Rp1 Jutaan
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar