Suara Denpasar – English Football League (EFL) yang menyelenggarakan kompetisi Liga Inggris untuk Divisi Championship (kasta kedua), League One (kasta ketiga), dan League Two (kasta keempat) merilis aturan baru soal lemparan ke dalam.
Aturan baru tersebut adalah larangan untuk melakukan pengeringan bola dengan handuk sebelum melempar bola ke dalam seperti yang dilakukan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Semenjak laga FIFA Match Day Timnas Indonesia vs Argentina beberapa waktu lalu. Pratama Arhan memang mendapat sorotan karena lemparan maut yang terasa seperti crossing dan merepotkan lini pertahanan lawan.
Melihat hal tersebut, EFL menerapkan aturan bahwa pemain yang berlaga di Liga Inggris dilarang menggunakan handuk untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan ke dalam.
Sebagai gantinya EFL akan menempatkan lebih banyak bola di pinggir lapangan dengan demikian pemain tidak perlu repot mengeringkan bola dengan handuk karena bola kering sudah tersedia di dekat mereka.
“EFL akan memperkenalkan sistem multi ball di semua kompetisi untuk musim 2023-2024. Bola pertandingan akan ditempatkan pada kerucut di sejumlah area yang sudah ditentukan,” tulis pernyataan resmi EFL dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Rabu (28/6/2023).
“Hal ini dimaksudkan untuk efisiensi waktu pertandingan,” sambungnya.
“Para pemain tidak diperbolehkan menggunakan handuk atau barang sejenis termasuk barang yang didapat dari penonton untuk mengeringkan bola selama pertandingan,” lanjut rilis pernyataan tersebut.
Aturan baru EFL tersebut yang melarang penggunaan handuk untuk mengeringkan bola seperti yang dilakukan Pratama Arhan juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu pertandingan dan keadilan dalam kompetisi Liga Inggris. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Tutup Usia di 35 Tahun
-
Kolaborasi BPDP-GPPI, Perkuat Sektor Perkebunan lewat Peran Perempuan
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
Neymar Digugat! Perempuan Ini Dipaksa Eks PSG Itu Kerja 16 Jam Sehari Layani 150 Orang
-
4 Drakor Terbaru Seo In Guk, Jadi Lawan Main Jisoo BLACKPINK di Boyfriend on Demand
-
'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda