Suara Denpasar - Baru-baru ini, diketahui bahwa lemparan roket ala Pratama Arhan bakal dilarang dilakukan di Liga Inggris. Teknik lemparan ke dalam ala Arhan ini memang terbilang sensasional karena kerap kali mengguncang pertahanan lawan.
Biasanya, sebelum melakukan lemparan roket, Pratama Arhan akan mengeringkan bola terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar bola terpegang dengan sempurna sehingga mampu menambah peluang mengoyak pertahanan lawan.
Namun, praktik ini kemudian mulai dibatasi oleh pihak English Football League (EFL) mulai musim depan. Hal ini ditengarai karena mengelap bola bisa menghabiskan banyak waktu. Sebagai gantinya, pihak EFL akan menyediakan bola baru yang diletakkan di tepi lapangan.
Di sisi lain, ditelisik pada Transfermarkt, Selasa (27/6/2023), nilai pasaran eks PSIS Semarang Pratama Arhan mengalami penurunan yang signifikan meski saat ini sudah berkarier di klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy.
Dilansir dari Deli.Suara.com, saat bersama PSIS Semarang, nilai pasar Pratama Arhan ini mencapai Rp 5,65 miliar. Namun, sejak bergabung dengan Tokyo Verdy pada 2022, nilai pasar pemain ini telah turun menjadi Rp 4,35 miliar per 6 Januari 2023.
Dengan demikian, nilai pasar Pratama Arhan telah turun sebesar sekitar Rp 1,3 miliar. Angka yang terbilang sangat fantastis.
Angka penurunan yang signifikan ini terjadi karena ia masih belum mendapat kepercayaan untuk tampil secara reguler di starting eleven tim.
Meski demikian, Pratama Arhan, yang lahir di Blora, Jawa Tengah, masih mendapatkan kepercayaan saat memperkuat Timnas Indonesia.
Terbukti, Pratama Arhan berperan penting dalam kemenangan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 di Kamboja beberapa waktu lalu. Sebuah kemenangan yang mencetak sejarah setelah lama berpuasa gelar. (*/Dinda)
Baca Juga: Harga Makin Melambung Tinggi, Pratama Arhan Kini Diminati Pelatih Klub Kasta Atas Liga Brazil
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler