Suara Denpasar – Arema FC mengawali persiapan mereka menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 yang akan bergulir pada 1 Juli 2023 besok dengan menggelar doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.
Acara doa bersama tersebut digelar manajemen Arema FC pada hari Kamis (29/6/2023) kemarin di depan pintu masuk VIP Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dalam acara doa bersama tersebut tidak hanya pelatih, pemain, ofisial tim, dan juga manajemen yang hadir tetapi juga keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dan juga anak yatim piatu dari Panti Asuhan Petermas Gondanglegi Kabupaten Malang.
Manager Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas mengatakan acara doa bersama tersebut diinisiasi oleh para pemain tim berlogo singa mengepal itu yang ingin mendoakan korban Tragedi Kanjuruhan.
“Ini sebenarnya adalah kegiatan spontan, murni keinginan pemain yang mengutarakan keinginan untuk melakukan doa di Kanjuruhan,” ungkap Wiebie dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Jumat (30/6/2023).
“Tujuannya untuk memanjatkan doa kepada korban Tragedi Kanjuruhan semoga amal ibadah korban diterima Allah SWT,” imbuhnya.
“Di sisi lain harapannya ini menjadi semangat tersendiri bagi pemain untuk memberikan yang terbaik yang dipersembahkan untuk Aremania,” ujar Wiebie menambahkan.
Manager tim asli Malang itu juga meminta restu dan dukungan warga masyarakat Malang Raya agar Arema FC bisa berprestasi lebih baik di kompetisi BRI Liga 1 2023-2024.
“Kami juga memohon doa restu dari Aremania dan masyarakat Malang. Semoga Aremania dan masyarakat Malang agar tim Singo Edan meraih prestasi di kompetisi,” pungkasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Usai Tumbangkan Persija dan Arema FC, Raffi Ahmad Bicara Target RANS Nunsatara FC di BRI Liga 1 2023/2024,
-
Bermodalkan 1 Gol di Liga Brasil, Charles Raphael Siap Arungi Liga 1 2023/2024 Bersama Arema FC
-
Tingginya 1,84 Meter, Arema FC Resmi Rekrut Gelandang Bertahan Asal Brasil
-
Tambah Amunisi Tim, Arema FC Resmikan Charles Raphael
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Review Lift: Film Thriller Lokal dengan Akting yang Menarik dan Emosional
-
Terjadi Lagi, Gajah Mati Ditemukan di TNTN: Diduga Akibat Infeksi Terkena Jerat
-
3 Tablet Android Terjangkau dengan Spek Menarik di Bawah Rp5 Juta
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini