Suara Denpasar – Jelang Piala Dunia U-17 November hingga Desember 2023 mendatang, Bima Sakti terus berupaya melakukan berbagai persiapan. Diantaranya rekrut pemain asing yang berdarah Indonesia.
Menilik informasi dari akun media sosial @tim.nasional, Jumat (30/6/2023) menyebutkan bahwa Bima Sakit akan panggil 3 pemain diaspora untuk skuad timnas Indonesia U-17.
Akun tersebut kemudian menambahkan kalau Bima Sakti yang berperan sebagai pelatih utama timnas Indonesia U-17 melakukan seleksi pemain kelahiran tahun 2006 dan 2007 serta mengutamakan pemain keturunan yang sudah memiliki paspor.
Ketiga pemain tersebut, salah satunya adalah Welber Jardim. Menurut catatan bolatimes, pria bernama lengkap Welberlieskott de Halim Jardim ini telah meniti karirnya di Sau Paulo, Brasil. Di mana usianya masih 16 tahun dengan kontrak selama 6 tahun.
Dengan posisi sebagai penyerang, pemain yang akrab disebut Welber Jardim ini juga biasa dijuluki sebagai Neymarnya Indonesia.
“Kami akan berikan kesempatan yang kelahiran 2006-2007. Welber yang Brasil kayanya sudah punya paspor jadi masuk list untuk dipanggil di seleksi di Indonesia,” kata Bima Sakti dikutip Suara Denpasar dari akun @tim.nasional.
Dengan keputusan Bima Sakti untuk mengambil pemain luar negeri yang notabenenya keturunan Indonesia, ini warganet merasa kalau Bima Sakti tak lagi percaya potensi-potensi pemain dalam negeri.
Bahkan komentator sepak bola, Bung Yuke yang pernah menyerukan untuk tidak melakukan naturalisasi di timnas U-17 disebut tak akan bisa menitip pemain lokal ke pelatih Bima Sakti.
“Bung Yuke makin panas melihat ini, gak bisa nitip pemain lagi ke pelatih lokal,” kata @wahyu_hyugaa.
“Terlihat mulai tidak percaya dengan didikan dalam negeri untuk kompetisi tingkat dunia,” tambah @insztragrams.
Sementara tanggapan Bung Yuke terkait menolak adanya naturalisasi di tubuh timnas U-17 sebagai berikut.
“Kalau pendapat saya pribadi menolak naturalisasi untuk Timnas U-17. Ini kan masih jauh untuk ke senior. Biarlah yang ada di dalam negeri yang punya kesempatan bermain," tegas Bang Yuke dilansir dari akun instagram @timnas.indonesia.u23. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Shin Tae Yong, Media Vietnam Soroti Kemampuan Bima Sakti Tukangi Timnas Indonesia U-17
-
Bima Sakti Disebut Pelatih Gagal, Aib Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 ini Dibongkar Media Vietnam
-
Bima Sakti Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17, Warganet Lebih Pilih Indra Sjafri
-
Seleksi Pemain Siap Dilakukan! Erick Thohir Tunjuk Bima Sakti Jadi Pelatih Timnas U-17 di Piala Dunia
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah