Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau kepada masyarakat Bali agar memiliki 4 anak. Dan sekaligus melarang warga Bali ikut program Keluarga Berencana (KB).
Hal itu dilakukan karena menurut Koster nama Nyoman dan Ketut hampir punah di Bali. Sebagai apresiasi Wayan Koster akan memberikan insentif kepada Ketut, atau anak ke empat dalam tradisi Bali.
"Nama Ketut, kedepan akan didiberikan insentif. Coba kalau penerimaan siswa sekolah dasar berapa ada nama Ketut, berapa Nyoman, sudah terancam punah, bisa masuk museum Ketut ini," ujar Koster, di Denpasar, Jumat (30/6/2023).
Sebab apabila merujuk pada Sastra Kanda Pat Sari, nama depan khas Bali merupakan penanda urutan kelahiran dari anak pertama hingga keempat.
Anak pertama diberi awalan Wayan, Putu, Gede. Anak kedua diberi awalan Made, Nengah dan Kadek. Anak ketiga diberi awalan Nyoman, Komang. Dan anak keempat diberi awalan Ketut.
Menurut Koster nama orang Bali Nyoman dan Ketut (anak ke-3 dan ke-4) sudah jarang ada. Karena itu Koster melarang warganya untuk ikut program Keluarga Berencana (KB) yang mengharuskan setiap keluarga memiliki 2 anak.
"Tidak mengizinkan KB dua anak, KB itu berencana punya anak tiga, empat itu silahkan. Tapi cukup dengan 1 istri, jangan nambah istri, gak boleh," tegasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Detail Fakta PSSI Kena Sanksi AFC Jelang FIFA Series 2026
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Bek Jangkung Keturunan Sunda 195 Cm Kasih Puja Puji ke Timnas Indonesia, OTW Naturalisasi?
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Bedah Buku Quiet Impact: Menguak Rahasia Orang Introver