Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali sedang berupaya menangani masalah rabies akibat gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Bali. Pasalnya sejak tahun 2022 sampai pertengahan 2023 ini sekitar 28 orang meninggal karena rabies.
Pada tahun 2022 jumlah kasus gigitan HPR mencapai 39 ribu dengan 690 kasus positif dan 22 kasus meninggal. Sementara di tahun 2023 ada 19.035 kasus. Sebanyak 300 warga dinyatakan positif atau terinfeksi rabies dan 4 orang di antaranya meninggal.
Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan Pemprov Bali sedang mempercepat vaksinasi agar pada tahun 2024 tidak ada lagi masyarakat yang meninggal karena rabies. Saat ini kata Koster, vaksinasi rabies baik kepada manusia dan hewan penular rabies sudah mencapai 51 persen.
"Saya perlu sampaikan ini kita melakukan percepatan vaksinasi sekarang sudah mencapai 51 persen yang vaksinasi," kata Koster saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Bali, Rabu (28/6/2023).
Terkait pengadaan dosis vaksin, Koster mengatakan Provinsi Bali mendapat bantuan dari Australia sebanyak 200 ribu dosis dan dari pemerintah pusat sebanyak 300 ribu dosis.
"Kita masih memiliki ketersediaan vaksin yang cukup banyak. Pemerintah Australia membantu 200 ribu dosis, tanggal 1 (Juli) akan datang 100 ribu dosis, pemerintah pusat menyiapkan 300 ribu dosis," sambungnya.
Wayan Koster menjelaskan untuk menekan angka penyebaran rabies, Pemprov Bali bekerja sama dengan desa adat agar mengatur warga untuk tidak melepasliarkan anjing peliharaan. Karena ditargetkan, pada tahun 2028 Bali sudah bebas total dari penyakit rabies.
"Targetnya 2024 tidak ada lagi manusia yang meninggal karena rabies 2028 zero (nol) rabies binatang dan manusia. Makanya ini desa adat yang kita ajak supaya mengatur warganya untuk tidak membiarkan anjingnya berkeliaran," kata Koster optimistis. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Dukung Ekonomi Akar Rumput, BRI Surabaya Beri Modal Rp3,8 Triliun ke 89 Ribu Pelaku Usaha
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang