Suara Denpasar – Nam aeks gelandang tengah Ado Den Haag,Jhordy Wehrmann memang tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola tanah air pasca dirinya mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan skuad Garuda asuhan pelatih Shin Tae Yong.
Berdasarkan keterangan dari transfermark, pemain dengan tinggi 1,80 meter ini pernah memperkuat skuad timnas Belanda U-20. Bahkan kini namanya terus mencuat di media sosial tanah air yang dikabarkan pernah melakukan kontak melalui video call dengan Shin Tae Yong.
Melansir akun media sosial fanbase @beritabolaindo, Selasa (4/7/2023). Menyebutkan kalau pemain berdarah Indonesia ini pernah dihubungi PSSI bahkan dengan pelatih asal Korea Selatan yang menjadi pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong.
“Iya pernah dihubungi (PSSI), juga mengobrol dengan pelatih kepala, sempat video call. Masalahnya waktu itu sedang pindah klub,” kata Jhordy Wehrmann.
“Tapi aku sudah memikirkannya, dan sangat fantastis kalau bisa membela Timnas Indonesia, mimpi yang jadi nyata. Tapi ya, aku juga menunggu apa yang dilakukan Timnas Indonesia dengan diriku, dan apakah ada jalan keluar,” tambahnya.
Jhordy Wehrmann memang kini tengah berstatus tanpa klub, sehingga peluangnya untuk dinaturalisasi dan segera bergabung dengan timnas Indonesia sangatlah memungkinkan.
Berbeda dengan penyerang Dewa United yang juga pernah memperkuat timnas Indonesia, namun tidak dipanggil pada saat laga FIFA Match Day baik melawan Palestina maupun Argentina beberapa waktu yang lalu yaitu Egy Maulana Vikri atau biasa disapa Egy.
Dikabarkan Egy kini punya keinginan untuk balik ke timnas Indonesia setelah merasa kondisinya kini semakin membaik.
“Tapi tahun ini saya merasa jauh lebih siap. Secara fisik, saya harus lebih baik dan performa juga harus lebih meningkat. Yang pasti saya ingin main lagi di tim nasional dan itu adalah tujuan setiap pemain,” kata Egy diutip dari akun @timnasbolaindonesia.
Baca Juga: Mulai Dilupakan Shin Tae-yong, Egy Maulana Vikri Bertekad Beri Pembuktian
Namun, beberapa warganet menyebutkan kalau Egy Maulana sudah tidak lagi tergabung dalam skuad timnas Merah Putih atau dengan kata lain telah kena blacklist dari Shin Tae Yong.
“Kena blacklist Shin Tae Yong sudah dia,” kata @aditiayuskifahlevi1 dilansir dari akun @timnasbolaindonesia.
“Bukannya diblacklist sama Shin Tae Yong ya,” tambah @rifqioktvn.
“Minimal kalau gak dateng, kasih kabar ke Shin Tae Yong.. Timnas gak main, tapi di Dewa United malah main,” cetus @anggorosugiyanto. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati