Suara Denpasar - Kadek Arel Priyatna, pemain muda yang menjadi andalan Bali United, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia telah mendapatkan banyak masukan dan saran berharga dari rekannya di lini belakang timnas Thailand, Elias Dolah.
Dilansir dari laman resmi Bali United, tim pelatih Bali United telah mulai mempercayai pemain berusia 18 tahun ini untuk berduet dengan pemain bintang Timnas Thailand tersebut.
Kadek Arel sangat beruntung sebab secara rutin mendapat masukan dan saran dari Elias Dolah, yang berpengalaman sebagai pemain belakang.
Kombinasi duet ini menjanjikan bagi Bali United, mengingat pengalaman Elias Dolah dalam berbagai kompetisi dan talenta menjanjikan yang dimiliki oleh Kadek Arel sebagai pemain muda.
Duet mereka yang pertama terjadi saat Bali United bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion B.J. Habibie, Parepare.
Dalam pertandingan tersebut, duet Arel dan Dolah berhasil membawa Bali United bermain imbang 1-1 dan memenangkan pertandingan melalui adu penalti. Pertandingan kedua mereka terjadi saat laga pembuka BRI Liga 1 2023/2024, ketika Bali United menjamu PSS Sleman. Meskipun kalah 1 gol dari tamunya, duet lini belakang ini tampil kokoh sepanjang babak pertama.
Kadek Arel merasa bersyukur karena ia dapat memenuhi kepercayaan yang diberikan oleh tim pelatih dengan menunjukkan kualitasnya di posisi lini pertahanan.
Keberhasilan ini tidak saja tidak bisa terlepas dari kontribusi Elias Dolah. Kadek Arel sendiri telah menjadi pemain kunci dalam meraih gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U18 pada tahun 2021 bersama tim Bali United U18. Prestasinya ini kemudian membawanya naik ke tim senior Bali United.
Debut Kadek Arel di Liga 1 berlangsung pada pertandingan melawan Persita dalam ajang BRI Liga 1 2022/2023 di bulan Maret, bertempat di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Baca Juga: Anak Usaha Telkom, Finnet Indonesia Luncurkan Finpay Link
Pemain-pemain senior seperti Haudi Abdillah, Jajang Mulyana, Ryuji Utomo, Komang Tri Arta, dan Elias Dolah telah menjadi panutan bagi Kadek Arel dalam perkembangannya menjadi salah satu pilar pertahanan Bali United.
Elias Dolah, pemain asal Thailand keturunan Swedia, juga memiliki pengalaman dan prestasi yang mengesankan.
Ia merupakan salah satu pilar kesuksesan Timnas Thailand dalam meraih gelar juara Piala AFF 2020 setelah mengalahkan Timnas Indonesia pada pertandingan final. Pada saat itu, Irfan Jaya, salah satu pemain Bali United, juga berada dalam skuad Timnas Indonesia yang hanya berhasil meraih medali perak.
Kehadiran Shin Tae-yong, pelatih kepala Timnas Indonesia, dalam pertandingan antara Bali United dan PSS Sleman menunjukkan minatnya dalam memantau beberapa pemain yang berpotensi untuk bergabung dengan program latihan Timnas Indonesia dalam beberapa agenda kompetisi mendatang.
Kehadiran Shin Tae-yong ini memberikan motivasi tambahan bagi Kadek Arel untuk berusaha kembali menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Kadek Arel menyatakan bahwa ia memiliki motivasi yang kuat untuk dapat kembali membela Timnas Indonesia. Keikutsertaannya dalam pertandingan melawan PSS Sleman sebagai pemain inti Bali United menunjukkan bahwa ia memiliki potensi yang menjanjikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
Diary Seorang Digital Slaves: Saat Notifikasi Lebih Mengatur Saya daripada Alarm
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal
-
Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro