Suara Denpasar - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bali Arya Wedakarna alias AWK mengatakan persaingannya di 2024 tidak seketat periode sebelumnya.
AWK mengaku persaingan periode 2019 dianggapnya paling ketat karena melawan sejumlah tokoh besar Bali seperti mantan Gubernur, mantan Bupati, tokoh Puri, mantan Ketua DPRD dan tokoh penting lainnya.
"Kalau buat saya justru lebih ketat di periode sebelumnya karena di periode 2019-2024 itu dulu saingannya orang-orang hebat, ada mantan Gubernur mantan Bupati, incumbent, tokoh Puri, ketua DPRD ada orang-orang partai politik, lawan beliau-beliau yang punya kekuasaan," kata AWk kepada Suara Denpasar di KPU Bali, Selasa, (4/7/2023).
Sementara jika dilihat dari komposisi calon DPD pada pemilu 2024 menurut AWK lebih santai, dia tidak ngotot seperti periode sebelumnya. Justru akan lebih berperan sebagai pengayom bagi calon lain.
"Kalau saya lihat sekarang ini justru lebih humble, buat saya sekarang saya tidak sedang dalam urusan ngotot saya lebih akan mengayomi sih. Karena kita juga punya cita-cita mudah-mudahan yang terbaik yang bisa mewakili Bali, yang memahami tentang kebudayaan kita, tentang keperluan Bali," sambungnya.
Terkait itu AKW mengaku telah mendapat masukan dari para Sulinggih (Rohaniwan) agar yang mewakili Bali adalah orang yang benar-benar mengerti tentang kebudayaan Bali.
"Saya mendapatkan masukan dari sulinggih-sulinggih, dari para rohaniawan memberikan nasihat karena harapan dari mereka itu seluruhnya yang mewakili Bali itu diharapkan dari semeton yang memahami adat budaya kita," ucap AWK.
Ke depan kata AWK, dia akan melakukan silaturahmi dengan bakal calon DPD lain agar pada pemilu 2024 nanti lebih adem, tidak perlu ada persaingan antar sesama semeton Bali.
"Saya akan berkomunikasi dengan seluruh bakal calon, saya akan silaturahmi, saya akan datang. Jadi lebih kepada mengayomi siapapun itu."
Baca Juga: Diduga Kekurangan Dana, World Beach Games 2023 di Bali yang Didukung Gubernur Wayan Koster Batal
"Saya pengen adem dan sebenarnya tidak ada persaingan di antara sesama Bali tu gak usah ada, ngalir ajalah kan ini bukan sesuatu yang luar biasa. Jadi tugas dan fungsi tyang (saya) karena sudah masuk periode ketiga harus ngayomi," tutupnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dikenang! 38 Anggota DPRD Akan Tertuang Dalam Prasasti Bali 100 Tahun ke Depan
-
DPRD Bali Segera Setor 3 Nama Pj Gubernur Bali, Tinggal Tunggu Ketok Palu Jokowi
-
Usulkan JIS Tak Dipakai, Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth Kena Semprot Netizen
-
Anggota DPRD DKI Kenneth Harap Piala Dunia U-17 Tak Digelar di JIS Karena Belum Layak, Persija Jakarta Kena Singgung?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular