Suara Denpasar – Saddil Ramdani, salah satu pemain Timnas Indonesia yang kini membela Sabah FC di Liga Malaysia baru-baru ini dikabarkan menemui Shin Tae-yong untuk meminta maaf.
Seperti diketahui, Saddil Ramdani beberapa pekan terakhir mendadak jadi buah bibir warganet usai membalas komentar netizen dengan perkataan yang dinilai terlalu kasar bagi seorang atlet, serta diduga menyinggung para pemain naturalisasi dengan sebutan ‘pendatang’ dan ‘terlalu dielu-elukan’.
Tak mau namanya dicoret dari Timnas Indonesia, Saddil pun kini disebut-sebut mengemis permintaan maaf dari sang pelatih, Shin Tae-yong.
Kabar adanya pertemuan Saddil bersama Shin Tae-yong ini disebarkan oleh kanal YouTube GR Timnas pada Kamis (6/7/2023) melalui sebuah video berdurasi 2 menit 22 detik yang telah disaksikan lebih dari 8 ribu kali.
Video itu diunggah dengan judul ‘BAK PENGEMIS!! Saddil Ramdani Temui Shin Tae Yong Untuk Meminta Maaf Sampai Bilang Begini’.
Serupa dengan narasi tersebut, sampul video tersebut juga menarasikan ‘Takut Namanya Dicoret, Saddil Ramdani Mengemis Maaf ke STY’.
Berikut tim Suara Denpasar akan menelusuri kebenaran video ini secara lebih lanjut.
CEK FAKTA:
Setelah ditelusuri, kabar mengenai Saddil Ramdani menemui Shin Tae-yong untuk meminta maaf tidak terbukti kebenarannya.
Alih-alih menyajikan pembahasan pertemuan tersebut, video berdurasi singkat itu justru menjelaskan seputar kronologi perseteruan Saddil Ramdani dengan netizen.
Dalam video, dijelaskan bahwa mulanya Saddil merasa geram dengan netizen yang menilai dirinya hanya bagus bermain untuk klub, tetapi tidak di Timnas Indonesia.
“Memang statistik Saddil untuk Sabah FC musim 2023 cukup mentereng dengan mencatat 5 gol dan 5 assist dalam 15 pekan. Sementara di Timnas Indonesia, Saddil baru mencetak 1 gol dari 22 penampilan,” kata sang narator.
Kepalang geram dengan komentar tersebut, Saddil kemudian langsung menyuarakan kekesalannya lewat insta story-nya beberapa waktu lalu.
“Jadi gini kenapa sih kalian bandingin gue di timnas sama di club beda. Ya bedalah, emang gue sebagai pemain butuh namanya jam terbang dan kebebasan untuk bermain, apakah di timnas kami diberikan itu? Tidak sama sekali,” tulis Saddil.
Unggahan itulah yang menurut narator menyebabkan Saddil Ramdani dihujat habis-habisan lantaran dia dinilai mengkritisi kebijakan porsi bermain yang ditetapkan Shin Tae-yong di timnas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek