Suara Denpasar - Tak hanya Paris Van Java yang lekat dengan Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat juga memiliki tempat berjuluk Swiss Van Java. Selama ini istilah Swiss Van Java memang santer dikaitkan dengan Kota Malang yang ada di Jawa Timur, tapi siapa sangka jika ternyata Jawa Barat juga memilikinya?
Dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube SINGGASANA KITA pada Sabtu (8/7/2023), nama daerah dengan julukan Swiss Van Java di Jawa Barat yaitu Kampung Sindangratu.
Kampung Sindangratu berada di Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Bukan tanpa alasan Kampung Sindangratu mempunyai julukan sebagai Swiss Van Java. Selain suasananya bernuansa khas perdesaan, Kampung Sindangratu dikelilingi dengan akses menuju pegunungan yang tentunya sangat memanjakan mata.
Dengan pemandangan hamparan sawah nan hijau yang sangat luas, akan menambah suasana yang nyaman. Masyarakat setempat yang bermukim di kampung tersebut juga memanfaatkan lahan pertanian dengan baik untuk dijadikan tempat menanam beberapa jenis sayuran yang dapat mereka manfaatkan.
Udara yang sejuk di kampung tersebut dengan suasana asri dengan suhu rata-rata yang dingin akan menyambut siapa saja yang berkunjung ke desa tersebut setiap harinya akan betah tinggal dan betah ketika berada di sana. Di Kampung Sindangratu, tidak hanya masyarakat setempat saja yang tinggal, ada juga orang kota yang tinggal di kampung tersebut dan membangun villa.
Suasana kampung yang seperti di Swiss menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang yang membangun villa di kampung Sindangratu.
Jika Anda dari Kabupaten Garut, waktu menuju ke sana hanya kurang dari 1 jam. Tak hanya itu, kebersihan yang terdapat pada Kampung Sindangratu tersebut juga terjaga dengan baik. Terbukti dengan adanya selokan yang ada di kampung tersebut yang sangat bersih.
Yang menarik, air di selokan kampung tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai kolam-kolam untuk mengisi ikan yang berkeliaran di sekitar halaman rumah. Dan bila Anda ingin mandi ataupun memasak dengan air tersebut, air telah disalurkan langsung dari mata air yang ada di pegunungan. (*/Dinda)
Baca Juga: Pesona Bukit Asah di Karangasem Bali, Destinasi Wisata yang Menarik Ratusan Wisatawan saat Idul Adha
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jadwal Imsak Surakarta 23 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsakiyah Jogja 23 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Imsak Semarang Hari ini 23 Februari 2026
-
Waktu Imsak Jakarta 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
-
7 Fakta Kasat Narkoba Ditangkap, Diduga Terima Setoran Rp13 Juta dari Bandar Narkoba
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026