Suara Denpasar – Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein lantang menyuarakan kritikan terhadap sesuatu yang dianggap janggal.
Seperti kritikan diberikan bos Nabil jauh sebelum kontra Bali United. Yakni saat Timnas Indonesia menghadapi FIFA Matchday beberapa waktu lalu.
Ia mengkritik jajaran pelatih yang komandoi Shin Tae Yong karena tidak membagikan menit bermain ke seluruh pemain yang dipanggil.
Bagaimana ketika wasit yang memimpin laga kontra Bali United dituding lebih memihak Borneo FC selaku tuan rumah, apa komentar Bos Nabil?
“Wasit indo terlalu memihak ke tuan rumah huehuehue,” tuding @afzulkarnain dalam mengomentari unggahan Instagram @pengamatsepakbola.
Akun pengamat sepakbola tersebut unggah kejadian memilukan saat Bali United away ke markas Borneo FC.
Dalam potongan video yang diunggah, terlihat jelas Wajah bek Bali United, Elias Dolah terkena tendangan pemain Borneo FC.
Akibatnya, pemain Bali United itu hingga terkapar di rumput dan diangkut menggunakan ambulance untuk mendapat pertolongan.
Anehnya, wasit tak menjatuhkan hukuman kepada pemain Borneo FC dalam laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (8/7/2023) itu.
Baca Juga: Arema FC Jual Tiket Kontra Persib, Harga Lebih Tinggi dari Pemilik Kandang - Bali United
“Pemain Bali United, Elias Dolah, terkena tendangan di wajah oleh pemain Borneo FC, Silverio.. Akibatnya, Dolah harus dibawa ambulans ke rumah sakit.”
“Wasit tidak memberikan pelanggaran dan kartu kuning sekalipun kepada Borneo FC,” tulis @pengamatsepabola.
Unggahan tersebut menuai banyak kritikan, namun Bos Nabil yang rajin berkomentar terkait kejanggalan yang terjadi belum memberikan komentar terkait hal itu.
Sementara dilansir dari instagram pribadinya, @nabilhusein99, ia hanya mengucap syukur atas poin penuh dengan skor 3-1 yang di raiah borneo FC.
“Alhamdulilah,” tulis Nabil Husein dengan manampilkan kemenangan Borneo FC kontra Bali united melalui instastory instagram priadinya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis