Suara Denpasar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno tekankan konsep bisnis berkelanjutan bagi pelaku UMKM.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno melalui tayangan video pada acara Bali In Your Hands Sustainable Weeks, yang mengusung tema "Berbagi Ilmu yang Menyenangkan mengenai Prinsip Bisnis Berkelanjutan pada Industri UMKM."
Dijelaskan bahwa pentingnya konsep bisnis berkelanjutan bagi pengusaha UMKM. Konsep ini memungkinkan pengembangan usaha tanpa merusak sumber daya alam dan sumber daya manusia.
"Penerapan bisnis berkelanjutan harus melibatkan semua pemangku kepentingan agar tercipta ekosistem ekonomi yang berputar. Prinsip bisnis berkelanjutan yang mendasarkan pada People, Planet, dan Profit harus diterapkan oleh pelaku UMKM untuk menjaga ketahanan bisnis mereka dari risiko yang tidak terduga, seperti pandemi," ujar Sandiaga Uno, Jumat (7/7/2023).
Acara Bali In Your Hands Sustainable Weeks merupakan kolaborasi antara pemangku kebijakan industri UMKM dan bisnis berkelanjutan di Bali.
Dijelaskan bahwa peranan bisnis berkelanjutan dalam rangka memajukan sektor UMKM sangatlah penting. Seiring Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menargetkan agar kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 65% pada tahun 2024. Pada tahun 2021, UMKM di Bali telah memberikan kontribusi sebesar 61,0 % terhadap PDB Bali, dengan nilai Rp 8,573,89 Triliun, serta menyerap 97% tenaga kerja.
Acara yang berlangsung selama dua hari di Hotel Harris, Tuban, Kuta Bal itu dihadiri juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, IGMB Dwikora Putra.
Acara itu bertujuan memberikan pemahaman umum mengenai penerapan prinsip bisnis berkelanjutan pada UMKM di Bali. Juga sinergi dan ekosistem bisnis berkelanjutan di UMKM diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Bali.
Hal itu menunjang tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa nomor 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, memiliki kaitan erat dengan penyediaan barang dan jasa dari industri UMKM.
General Manager shared service Harris Hotel Kuta Tuban dan Yello Hotel Kuta Beachwalk, Muhammad Mufrani Mardiansyah, pada kesempatan itu menyampaikan, pihaknya percaya bahwa tamu hotel dan pengunjung acara dapat belajar tentang penerapan prinsip bisnis berkelanjutan yang telah diimplementasikan di hotel mereka.
Sementara, Rahmi Fajar Harini, Chief of Sustainability Bali in Your Hands dan COO dari Eco Tourism Bali, berharap melalui diskusi panel, pelatihan, dan pembinaan yang diselenggarakan dalam acara ini, para pengusaha UMKM di Bali akan semakin termotivasi untuk menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan dalam usaha mereka.
"Tentu hal ini akan membuat industri UMKM di Bali menjadi contoh bagi daerah lain dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata," tandasnya.
Seperti diketahui, Sustainable Weeks yang diadakan oleh Bali In Your Hands pertama kali pada tahun 2023, direncanakan akan menjadi acara rutin yang diadakan setiap kuartal di berbagai kabupaten dan kota di Bali. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai