Suara Denpasar - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana dari pusat tampaknya belum bisa membuat kondisi keuangan Pemprov Bali stabil.
Malah usai pandemi Covid-19, bisa dikata masuk zona merah dan terancam ambruk. Guna mengantisipasi kesulitan keuangan tersebut maka Pemprov Bali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5232 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Pengendalian Belanja Daerah Pada APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2023.
Dalam surat edaran itu dinyatakan bahwa dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah pada APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023 dan adanya potensi tidak tercapainya target beberapa objek pendapatan daerah yang sebelumnya telah ditetapkan pada APBD Semesta.
Maka, Pemprov Bali Tahun Anggaran 2023 harus menyesuaikan beberapa program kegiatan Kegiatan dan Sub Kegiatan yang sangat tergantung pada sumber-sumber pendanaan yaitu Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer Pusat ke Daerah, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Di mana, kondisi pendanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023, setelah Laporan Keuangan Tahun 2022 audit. Rinciannya terjadi defisit pendanaan APBD 2023 induk sebesar Rp 946.372.446.804; Kekurangan SILPA bersih pembiayaan Rp 107.366.276.574; dan kekurangan pendanan anggaran dalam APBD 2023 sebesar Rp 1.053.738.723.378.
Sampai dengan 5 Juli 2023 dengan memperhatikan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah sampai, maka proyeksi capaian realisasi APBD Tahun Anggaran 2023 sampai dengan Desember 2023 sebagai berikut :
a. Proyeksi realisasi Pendapatan Daerah Rp 5.664.599.603.985,00
b. Proyeksi realisasi Belanja Daerah Rp 7.522.393.048.914,00
c. Defisit (a – b) Rp (1.857.793.444.929,00)
d. Proyeksi realisasi Penerimaan Pembiayaan Rp 330.133.723.425,00
e. Proyeksi realisasi Pengeluaran Pembiayaan Rp 395.201.591.122,00
f. Pembiayaan Netto (d – e) Rp (65.067.867.697,00)
g. Kekurangan pendanaan (c + f) Rp (1.922.861.312.626,00
Itulah sedikit gambaran kondisi keuangan Provinsi Bali berdasar Surat Edaran Nomor 5232 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Pengendalian Belanja Daerah Pada APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2023. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bikin Syok, Suhu TikTok Bowo Alpenliebe Mendadak Umumkan Kehamilan Istri
-
Baeksang Arts Awards 2026 Resmi Digelar, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya
-
Terpopuler: Rekomendasi Earphone Kabel Murah Terlaris, HP Midrange Oppo Terkencang
-
Terpopuler: 11 Kosmetik Berbahaya Ditarik BPOM, Rekomendasi Moisturizer di Bawah Rp50 Ribu
-
Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung
-
5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat