/
Rabu, 12 Juli 2023 | 15:30 WIB
Erick Thohir Setujui Usulan Liga 1 Dihentikan Sementara, Netizen: Baru juga mulai... (ig/@pssi)

Suara Denpasar – Menyusul adanya wacana penghentian sementara kompetisi Liga 1 2023/2024, Ketua Umum PSSI pun memberikan tanggapannya dan mengatakan setuju karena dirinya juga merasa kecewa dengan masih adanya sikap rasisme yang terjadi di dunia sepak bola.

“Ya, setuju [Liga 1 dihentikan sementara waktu],” ujar Erick Thohiir dikutip Suara Denpasar, Rabu (12/7/2023).

“Kemarin saya sudah bilang, saya sangat kecewa, dan saya meminta nanti setelah ada jambore suporter [sudah ada di Surabaya], suporter punya perspektif yang sama, apa itu rasisme,” kata Erick Thohir dalam keterangan tambahannya.

Melansir antaranews, penghentian Liga 1 ini merupakan usulan dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) karena adanya aksi rasisme yang terjadi saat laga perdana PSM Makassar Vs Persija Jakarta pada (3/7/2023) yang lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Bahkan dalam pernyataannya, ke depannya Erick Thohir akan menindak tegas bagi para pelaku rasisme jika masih saja terjadi khususnya di dunia sepak bola.

“Ke depannya akan mulai kita tindak. Karena sangat sedih, ketika kita bangga sebagai negara Pancasila, NKRI, kulitnya ada yang putih dan ada yang hitam, berambut keriting dan juga lurus. Sukunya macam-macam lalu terjebak hal seperti ini, sangat-sangat menyedihkan,” tambah Erick Thohir.

Namun, wacana penghentian sementara Liga 1 2023/2024 yang baru saja bergulir ini masih banyak dipertanyakan oleh warganet bahkan ada yang menolaknya. Karena menurut warganet yang perlu mendapatkan sanksi atas aksi rasisme yang terjadi adalah pelakunya, bukan lilganya yang harus diberhentikan.

“Yaudah sanksi yang bersangkutanlah, jangan semuanya jadi kena imbas, liga baru juga mulai dua pekan loh. kenapa gak dilaporin aja yang rasisnya? kan ada buktinya tuh di kolom komentar yang dirasiskan,” kata @jajanggwahyudin28.

“Kalau liganya yang dihentikan, berarti anda kalah. Kenapa gak ditindak saja si pelaku rasismenya? Lagian kalau gak salah, kasusnya kan di sosmed. Udah terlacak orangnya tanpa federasi ribet ngelacak. Di Liga eropa yang lebih maju, rasismenya di stadion, pelakunya aja bisa dilacak, dan liga gak dihentikan,” ujar @choi.trianz yang kurang setuju atas kabar penghentian sementara Liga 1. (*/Dinda)

Baca Juga: Komentari Format Baru Liga 1, Thomas Doll Tak Sabar, Sebut Ada Konsekuensinya

Load More