Suara Denpasar - Persib Bandung menunjuk Yaya Sunarya sebagai pelatih sementara pasca melepas Luis Milla dan dua asisten pelatihnya, Manuel Perez Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez.
Yaya Sunarya akan dibantu oleh Bayu Eka Sari dan pelatih kiper Luizinho Passos.
Sosok Yaya Sunarya memang tak asing lagi, ia salah satu jajaran penting dari staf pelatih Persib Bandung. Sebelumnya ia merupakan pelatih fisik Maung Bandung.
Dilansir laman resmi klub, pria yang pernah mengenyam pendidikan di FPOK UPI tahun 1997 ini mulai bergabung bersama Persib Bandung pada 2002 silam. Ia didatangkan atas rekomendasi pelatih kepala Persib saat itu, Marek Andrejz Sledzianowski.
Pertemuannya dengan Marek Andrejz diawali saat dirinya mengikuti Porda Kota Bandung tahun 2001. Ia bertugas sebagai tim pelatih fisik untuk tim senior Persib yang akan berkompetisi di musim 2002.
Namun Yaya Sunarya sempat hengkang dari Persib Bandung selama beberapa musim, tepatnya pada 2004 hingga 2008. Ia bergabung dengan PKT Bontang dan Timnas Indonesia untuk jabatan yang sama.
Pelatih fisik berusia 50 tahun ini kemudian kembali ke Persib Bandung di tahun 2013, saat itu Pangeran Biru dinahkodai oleh Djajang Nurjaman.
Perannya pun berlanjut di era Luis Milla, ia bekerja sama dengan pelatih fisik asal Spanyol, Carlos Grande Rodriguez.
Dilansir Transfermarkt, berikut ini Biodata Yaya Sunarya;
Baca Juga: Luis Milla Resmi Cabut dari Persib Bandung, Bobotoh Meradang, Salahkan Manajemen?
Tanggal lahir: 22 Maret 1973
Usia: 50 tahun
Tempat lahir: Bandung
Lisensi kepelatihan: Lisensi A.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta