Suara Denpasar - Luis Milla menjadi pelatih pertama yang gugur di awal musim BRI Liga 1 2023/2024.
Usai gagal membawa Persib Bandung meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun, Persib Bandung memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan Luis Milla.
Dengan dilepasnya Luis Milla dari Persib Bandung, Sabtu (15/7/2023), terungkap pula sosok pelatih yang akan menggantikan posisi juru taktik asal Spanyol itu.
Dilansir melalui website resmi klub, Manajemen Persib Bandung memberikan kepercayaan kepada Yaya Sunarya menggantikan posisi Luis Milla.
Hanya saja Yaya Sunarya ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk tim Pangeran Biru dengan dibantu Bayu Eka Sari serta Luizinho Passos.
Persib Bandung dalam hal ini juga akan bergerak secepat dan setepat mungkin dalam mencari pelatih pengganti Luis Milla.
“Karenanya, mohon doa dan dukungan dari seluruh Bobotoh agar Persib bisa melalui masa-masa ini sesegera mungkin sehingga perjalanannya di Liga 1 bisa terus berlanjut tanpa menemui kendala,” demikian keterangan tertulis dari manajemen Persib Bandung yang dikutip melaui persib.co.id.
Seperti diketahui, Luis Milla pada kompetisi musim lalu (2022/2023) yang memimpin Persib Bandung mulai pekan kedelapan telah berhasil mencatat 17 kemenangan, 4 imbang dan 6 kalah. Sedangkan pada musim ini, Milla baru membawa Pangeran Biru meraih tiga poin dalam tiga pertandingan.
Adapun alasan dilepasnya Luis Milla oleh manajemen Persib Bandung lantaran mantan pelatih Timnas Indonesia itu karena faktor persoalan pribadi.
Baca Juga: Asep Berlian Disemprot Warganet Usai Tekel Dua Kaki Terhadap Bek Persib Bandung Rachmat Irianto
Untuk bisa menyelesaikan persoalan itu, Milla dikatakan harus kembali ke Spanyol dan mencurahkan segenap perhatian dan konsentrasinya.
Diketahui, persoalan ini telah merundung pelatih berusia 57 tahun itu sejak lama, tapi baru terungkap saat ini yang menurutnya menjadi waktu terbaik agar stabilitas tim di Liga 1 musim ini terjaga.
Dengan berakhirnya kerjasama Persib dengan Luis Milla, secara otomatis asisten pelatih Manuel Perez-Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez turut mundur dari tim kebanggan Bobotoh itu. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dipecat? Luis Milla Resmi Tinggalkan Persib Bandung, Bobotoh Kecewa Sindir Begini
-
Luis Milla Resmi Hengkang dari Persib Bandung, Manajemen Ungkap Alasannya
-
Nasib Tyronne del Pino di Persib Bandung Terjawab, Luis Milla Beri Sinyal Pemain Baru untuk Pangeran Biru
-
Febri Hariyadi Dikartu Merah, Bobotoh Suarakan Bow Hengkang dari Persib Bandung, Luis Milla Tetap Optimistis
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
5 Pasal UU Cipta Kerja Ini Digugat ke MK, Dinilai Pinggirkan Hak Perempuan
-
3 Tanda Kamu Punya Feng Shui Kuat Menurut Grace Tahir, Pernah Mengalaminya?
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas