Suara Denpasar – PSIS Semarang kembali meraih tiga poin penting ketika menjamu Persebaya Surabaya, Minggu (16/7/2023) di Stadion Jatidiri, Semarang.
Pada laga pekan ke-3 Liga 1 2023/2024 itu, dua gol yang dicetak Carlos Fortes membawa PSIS Semarang sukses membalaskan dendam musim lalu.
Mahesa Jenar harus takluk dari Persebaya Surabaya pada musim lalu baik kala bermain kandang maupun tandang.
Kemenangan ini tentu saja membayar rasa penasaran mereka untuk melakukan revans atas Persebaya Surabaya.
Sang pelatih, Gilbert Agius memberikan komentar terkait penampilan tim asuhannya yang menurutnya lebih baik dari tim lawan.
“Kita tahu Persebaya tim bagus, tapi hari ini kami bermain lebih baik,” ujar Gilbert.
Dirinya pun membeberkan rahasia di balik kemenangan penting menghadapi Bajul Ijo ini.
“Kami bermain kompak, saya juga senang tidak ada gol ke gawang kita,” ucap pelatih asal Malta ini.
Tak hanya memuji penampilan Alfeandra Dewangga dan kawan-kawan, Agius pun memberikan kemenangan ini para supporter.
“Suporter bahagia dengan kami atas hasil ini. Pemain tampil bagus, pertandingan juga bagus,” tambah juru taktik berusia 49 tahun itu.
Selain Agius, Carlos Fortes pun mengungkapkan perasaannya sudah mulai membuka keran golnya pada musim ini.
“Saya tentu sangat senang cetak gol, tapi lebih penting tiga poin ini,” ucap striker asal Portugal itu.
Fortes membuka keunggulan PSIS Semarang di menit ke-78 melalui titik putih. Jelang laga usai, Fortes kembali masuk papan skor lewat cocorannya memaksimalkan umpan Gali Freitas.
Dengan kemenangan ini, PSIS Semarang saat ini berada di peringkat ke-5 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 6 poin dari 3 laga yang telah dilakoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026