Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya buka suara soal ricuhnya suporter Arema FC Vs Persik Kediri di laga BRI Liga 1 pada Sabtu (15/7/2023) di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur.
Bahkan Erick Thohir pun telah menyatakan akan memberikan sanksi sebagai imbas dari kerusuhan dari kedua suporter tersebut meski tak menyebutkan detail sanksi yang dimaksud.
“Saya yakin pasti ada (sanksi),” kata Erick Thohir di Gianyar, Bali dikutip Suara Denpasar dari bolatimes, Rabu (19/7/2023).
Namun, Erick Thohir memang belum menyebutkan secara gamblang tentang sanksinya yang akan diberikan.
Disebutkan bahwa sebelumnya telah disepakati PSSI bersama operator kompetisi membuat sebuah kesepakatan terkait pelarangan suporter dari tim tamu untuk hadir di lapangan saat laga berlangsung.
“Tadi malam ada lagi kerusuhan, Persik-Aremania, tiba-tiba ada suporter tamu datang yang jelas-jelas kesepakatan FIFA dengan pemerintah Indonesia, kesepakatan Liga dengan Kepolisian tidak ada suporter tamu,” ujar Erick Thohir dilansir dari akun fanbase @timnasindonesiainfo.
Bahkan dengan tegasnya, Erick Thohir telah mengingatkan kepada semua komponen dalam tim sepak bola termasuk suporter agar kerusuhan seperti yang telah terjadi tidak berulang kembali.
“Kalau ini (kericuhan) terus menerus, tidak ada introspeksi diri, baik dari suporter, dari klub, tim yang menjadi panitia tamu, percaya sama saya, (akan) dihukum. Apa kita mau dihukum lagi?” kata Erick Thohir menambahkan.
Dengan terjadinya kerusuhan ini, beberapa netizen menginginkan agar Arema FC dibubarkan saja. Dengan begitu, tidak terjadi lagi hal-hal yang tak diinginkan seperti kericuhan antara suporter skuad Singo Edan dan Macan Putih.
Baca Juga: Cek Fakta: FIFA Bubarkan Arema FC, Usai Ricuh Aremania di Markas Persik Kediri, Benarkah?
“Yang setuju Arema dibubarin,” komen @mllynavllya.
“@mllynavllya setuju sekali,” timpal @feriekobudi.
“@mllynavllya gak ada kapoknya emang,” tambah @windo_anjarwiwoho. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN