Suara Denpasar - Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA dikabarkan tiba di Jakarta International Stadium (JIS) untuk mengecek kesiapan stadion yang bakal digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 yang belakangan ini banyak menimbulkan kontroversi.
Kontroversi ini terjadi setelah PSSI dan Menteri PUPR menyatakan bahwa JIS masih perlu direnovasi lantaran belum sesuai standar FIFA, baik dari segi rumput stadion, akses pintu penonton, hingga lahan parkir bus yang kurang memadai.
Usai hasil infeksi JIS yang dilakukan oleh FIFA keluar, Ketum PSSI Erick Thohir disebut langsung mengakui hilaf karena sudah ketahuan siapa yang salah atas merebaknya kontroversi stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu.
Kabar kedatangan FIFA ke Stadion JIS tersaji di kanal YouTube Timnas Fanatik lewat sebuah video berdurasi 2 menit 29 detik yang sudah ditonton 24 ribu kali.
"FIFA TIBA DI STADION JIS! Ketum PSSI Erick Thohir Bilang Gini, Akhirnya Ketahuan Siapa Yang Salah," tulis sang pengunggah pada judul video yang dibagikan pada 19 Juli 2023.
Pada sampul video, ditambahkan keterangan bernarasikan "Kabar Duka Dadakan!! Hasil FIFA Infeksi JIS sudah keluar, Erick Thohir Akui Hilaf,"
Berikut ini hasil penelusuran cek fakta tim Suara Denpasar terkait video tersebut.
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri, kedatangan FIFA ke stadion JIS ternyata baru sebatas permintaan PSSI.
Menurut narator, hal ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo saat ditemui di gedung Kemenpora pada Selasa (18/7/2023).
Dito menyampaikan bahwa PSSI sudah meminta FIFA segera melakukan pengecekan ke venue yang akan digunakan untuk pagelaran Piala Dunia U-17.
"Kami saat ini sedang menunggu tanggapan dari FIFA. Tetapi PSSI yang diwakili oleh Pak Erick Thohir telah meminta agar FIFA sesegera mungkin untuk memastikan persiapan yang mantap," kata Dito.
Selain itu, dibahas pula tentang renovasi JIS yang dinilai tidak sesuai standar FIFA sebagai salah satu stadion yang diajukan untuk venue Piala Dunia U-17.
Di samping itu, setelah menelusuri akun Instagram resmi @pssi tidak ditemukan kabar infeksi JIS yang dilakukan FIFA.
Begitu pula ketika melansir akun media sosial @fifa, tidak ada kabar kedatangan salah satu perwakilannya ke stadion JIS.
Maka dari itu, video yang dibagikan kanal YouTube Timnas Fanatik dapat dikategorikan sebagai false context, lantaran isi kedatangan FIFA yang masih sebatas permintaan itu malah dinarasikan seolah sudah benar-benar terjadi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Kisah Nyata Perburuan Duo Kriminal yang Diidolakan: Fokus Utama The Highwaymen di Netflix
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Momentum Idul Adha, BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan