Suara Denpasar - PSIS Semarang berhasil menahan imbang PSS Sleman di laga tandang dengan skor 2-2. Berhasil meraih satu poin, sang pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku puas.
“Saya pikir dari sudut pandang saya pertandingan sangat bagus. Semuanya terbuka, bagus untuk suporter yang menonton. Di babak pertama, kami kontrol pertandingan, namun setelah kartu merah kami berubah tidak sesuai konsep,” kata pelatih PSIS, Gilbert Agius pada sesi jumpa pers usai pertandingan, dikutip dari PT LIB.
Namun, tampaknya para suporter tidak demikian. Panser Biru, sebutan penggemar PSIS Semarang, mempertanyakan keputusan Gilbert Agius menarik Gali Freitas yang menurut mereka adalah hal yang tidak tepat.
Tak hanya Gali Freitas, hal yang sama juga dipertanyakan mengenai ditariknya Taisei Marukawa dari lapangan.
"Gus agus…marukawa mbek gali mbok ganti nopo ? Kok malah bertahan..? Padalo wani tarung loh ya," tulis akun Instagram @udin_lar, melalui kolom komentar akun @psisfcofficial.
"Gali ndadak mbok genti to Gus Gus," tulis akun @forzapsis1932.
"Kesusu narik Gali Freitas , Fix salah pergantian pemain!!" tulis akun @amirulchaqarif.
Sebagaimana diketahui, Gali Freitas mencetak gol di menit ke-57, tapi kemudian ia diganti di menit ke-66, digantikan Wawan Febrianto. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Gegara Gol Anulir Ricky Cawor, Erick Thohir Didesak Usut Wasit di Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang
-
Tampil Gemilang di Liga 1, 3 Pemain Asing Debutan Curi Perhatian, Nomor 2 Juru Gedor PSIS Semarang
-
Diwarnai Keputusan Kontroversial Wasit, PSS Sleman Berbagi Angka dengan PSIS Semarang, Eks Persib Bandung Pesakitan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta