Suara Denpasar - Persebaya Surabaya resmi dijatuhi hukuman berupa sanksi denda sebesar Rp25 juta berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI yang digelar pada Kamis (20/7/2023) lalu.
Denda tersebut didapatkan Persebaya Surabaya lantaran terbukti melanggar salah satu peraturan yang diterapkan PSSI, yakni menyangkut kehadiran suporter.
Seperti diketahui, PSSI sudah menghimbau suporter tamu untuk tidak hadir dalam laga tandang di kompetisi BRI Liga 2023-2024.
Meski sudah ada peringatan tersebut, namun para pendukung Persebaya alias Bonek justru tetap melanggar peraturan itu dengan hadir sebagai suporter klub tamu dalam pertandingan yang diadakan di markas PSIS Semarang.
Kehadiran Bonek di laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Jatidiri pada pekan ketiga BRI Liga 1, MInggu (16/7/2023) itulah yang kemudian membuat tim bajul ijo harus kena denda Komdis PSSI.
Tak mau lagi kena denda yang lebih mahal, tim Bajul Ijo itu pun segera mengingatkan Bonek melalui akun Instagram resminya, @officialpersebaya.
Seraya mengunggah kembali surat keputusan yang dikeluarkan Komdis PSSI, pihak manajemen Persebaya meminta agar Bonek tetap mematuhi peraturan yang ada apabila tidak mau tim kebanggaannya itu diganjar hukuman lebih berat.
"Wes jelas rek aturane. Ayo ditaati bersama. Ojok sampai pengulangan membuahkan denda yang lebih mahal," tulis akun tersebut, sebagaimana dikutip pada Sabtu (22/7/2023).
Mereka pun menghimbau kepada para pendukung Persebaya Surabaya untuk meramaikan pertandingan hanya saat pertandingan di kandang.
Baca Juga: Terungkap! Geng Bajing Kids di Bali Ternyata Sudah Eksis Sejak 2008, Ketuanya Masih SMP
"Iki wayahne RAMAIKAN KANDANG KITA!!! Persebaya membutuhkan dukungan kita," tandasnya.
Sanksi terkait suporter tamu ini tidak hanya didapatkan Persebaya saja, melainkan klub lain seperti Persik Kediri dan Arema FC juga sama-sama dijatuhi denda sebesar Rp25 juta. (*)
Berita Terkait
-
Gol Ricky Cawor Dianulir Wasit, Warganet Protes ke Erick Thohir: Harusnya Sah Pak
-
Gegara Gol Anulir Ricky Cawor, Erick Thohir Didesak Usut Wasit di Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang
-
Terpuruk Usai Ditaklukan PSIS Semarang, Aji Santoso Minta Pemain Persebaya Bangkit Jelang Kontra Rans Nusantara FC
-
Pasang Badan untuk Brylian Aldama, Aksi Ze Valente Buat Kagum Bonek: Benar-Benar Tipikal Captain
-
Kapten Persebaya Surabaya, Ze Valente Pasang Badan Usai Brylian Aldama Menangis Diolok-olok: Kritik Saya Saja
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week