Suara Denpasar - Geng pelajar di Bali yang menamai dirinya sebagai 'Bajing Kids' baru-baru ini menjadi perbincangan publik lantaran telah melakukan pemalakan serta mengadakan pesta minuman beralkohol.
Aksi meresahkan sejumlah pelajar yang beredar di media sosial itu dibenarkan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas yang langsung terjun ke lapangan.
"Dari hasil penyelidikan petugas, benar peristiwa dalam video tersebut terjadi di wilayah Polresta Denpasar dan diketahui video diambil Sabtu 15 Juli 2023 di Villa Amansmara Jalan Dewi Sri Kuta Badung," jelas Bambang, dikutip dari akun Instagram @badungviral, Sabtu (22/7/2023).
Bambang juga mengungkapkan bahwa kelompok Bajing Kids ini sudah eksis sejak 2008 silam. Dalam perjalanan waktunya, geng yang meresahkan masyarakat itu sempat bubar dan dihidupkan kembali pada 2019 hingga kemudian berkembang menjadi 41 anggota.
Namun, yang lebih membuat miris ialah aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah pelajar yang masih duduk di bangku sekolah. Sejauh ini sudah teridentifikasi 20 pelajar SMA dan 13 orang pelajar SMP di wilayah Denpasar yang tergabung dalam geng Bajing Kids.
Bahkan yang lebih parah, geng tersebut dipimpin anak yang masih duduk di kelas IX SMP. Dia berinisal GFK yang beralamat di Jalan Gunung Muliawan Monang Maning, Denpasar Barat.
Hal ini pun turut dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan bahwa GFK merupakan Ketua Bajing Kids.
Dalam merekrut anggotanya, Jansen menjelaskan mereka akan ajak para pelajar bergabung, lalu kemudian dimasukkan dalam grup WhatsApp.
"Selanjutnya membayar iuran Rp 50 ribu per anak untuk diajak pesta miras (minuman keras), merokok, dan kegiatan negatif lainnya yang dapat membahayakan dan merusak mental pelajar tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Gol Ricky Cawor Dianulir Wasit, Warganet Protes ke Erick Thohir: Harusnya Sah Pak
Atas kejadian ini, Kapolresta Denpasar menghimbau para orang tua aktif dalam mengawasi perilaku anak-anaknya di luar jam sekolah. (*)
Berita Terkait
-
Mangkrak, Begini Nasib Tol Gilimanuk-Mengwi di Akhir Jabatan Wayan Koster
-
Lolos Seleksi dan Mendapatkan NIM, Calon Mahasiswa Unud Ini Tiba-tiba Dicoret
-
Pungutan Rp150 Ribu untuk Wisman Sudah Pas, Gubernur Bali Wayan Koster Pastikan Tidak Ada Perubahan
-
Ini Alasan Gubernur Wayan Koster Getol Merawat Aksara Bali
-
Pihak Afro Fest Soal Isu WN Uganda jadi Penyelenggara: Tidak Benar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera