/
Sabtu, 22 Juli 2023 | 10:13 WIB
Terungkap! Geng Bajing Kids di Bali Ternyata Sudak Eksis Sejak 2008, Ketuanya Masih SMP

Suara Denpasar - Geng pelajar di Bali yang menamai dirinya sebagai 'Bajing Kids' baru-baru ini menjadi perbincangan publik lantaran telah melakukan pemalakan serta mengadakan pesta minuman beralkohol. 

Aksi meresahkan sejumlah pelajar yang beredar di media sosial itu dibenarkan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas yang langsung terjun ke lapangan. 

"Dari hasil penyelidikan petugas, benar peristiwa dalam video tersebut terjadi di wilayah Polresta Denpasar dan diketahui video diambil Sabtu 15 Juli 2023 di Villa Amansmara Jalan Dewi Sri Kuta Badung," jelas Bambang, dikutip dari akun Instagram @badungviral, Sabtu (22/7/2023). 

Bambang juga mengungkapkan bahwa kelompok Bajing Kids ini sudah eksis sejak 2008 silam. Dalam perjalanan waktunya, geng yang meresahkan masyarakat itu sempat bubar dan dihidupkan kembali pada 2019 hingga kemudian berkembang menjadi 41 anggota. 

Namun, yang lebih membuat miris ialah aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah pelajar yang masih duduk di bangku sekolah. Sejauh ini sudah teridentifikasi 20 pelajar SMA dan 13 orang pelajar SMP di wilayah Denpasar yang tergabung dalam geng Bajing Kids. 

Bahkan yang lebih parah, geng tersebut dipimpin anak yang masih duduk di kelas IX SMP. Dia berinisal GFK yang beralamat di Jalan Gunung Muliawan Monang Maning, Denpasar Barat.  

Hal ini pun turut dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan bahwa GFK merupakan Ketua Bajing Kids. 

Dalam merekrut anggotanya, Jansen menjelaskan mereka akan ajak para pelajar bergabung, lalu kemudian dimasukkan dalam grup WhatsApp. 

"Selanjutnya membayar iuran Rp 50 ribu per anak untuk diajak pesta miras (minuman keras), merokok, dan kegiatan negatif lainnya yang dapat membahayakan dan merusak mental pelajar tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Gol Ricky Cawor Dianulir Wasit, Warganet Protes ke Erick Thohir: Harusnya Sah Pak

Atas kejadian ini, Kapolresta Denpasar menghimbau para orang tua aktif dalam mengawasi perilaku anak-anaknya di luar jam sekolah. (*)

Load More