Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri yang saat ini tengah menyiapkan timnya untuk berlaga di event pesta olahraga bergengsi se-Asia, Asian Games 2022 telah memaparkan rencana yang telah ia susun.
Indra Sjafri akan membentuk skuad Timnas Indonesia U-24 dengan menggabungkan empat generasi dalam satu tim.
Empat generasi itu meliputi jebolan Timnas Indonesia U-22 SEA Games 2023 Kamboja, Timnas Indonesia U-20, Timnas Indonesia U-24, dan Timnas Indonesia Senior.
Indra Sjafri mengungkapkan rencana yang telah disusun soal pembentukan skuad Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2022 berdasarkan saran dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
“Saran Pak Ketum (Erick Thohir) kan Asian Games itu akibat kita medali emas. Otomatis KOI dan Kemenpora merekomendasikan ikut Asian Games, kalau tidak kan enggak bisa asal ikut,” ujar Indra Sjafri dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Minggu (23/7/2023).
“Itu saran Pak Ketum memberikan penghargaan ke anak-anak yang ikut ke SEA Games kemarin ditambah pemain-pemain U-20 yang kemarin gagal. Ditambah kelahiran yang benar-benar regulasinya yaitu kelahiran 1999,” jelasnya.
“Ada 32 tim peserta dibagi delapan grup, kelahiran 1999 maksimal register 22 orang dengan tiga penjaga gawang dan boleh tiga pemain senior,” ucap eks juru latih Bali United itu menambahkan.
Indra Sjafri juga telah menyerahkan road map persiapan Timnas Indonesia U-24 menghadapi Asian Games 2022 kepada Erick Thohir.
Seperti diketahui event Asian Games 2022 akan bergulir di Hangzhou Tiongkok mulai 23 September 2023 sampai 8 Oktober 2023. (Rizal/*)
Baca Juga: Persib Dihajar PSM Makassar, Bobotoh Singgung Pemain Rekomendasi Luis Milla
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026